ASN Karawang Mengaku Sebagai Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia
ASN Karawang Mengaku Sebagai Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia. (Foto: istimewa)

ASN Karawang Mengaku Sebagai Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia

eportal.id, Karawang – Usai Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, kini muncul organisasi serupa yang bernama Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).

Meski ketiganya tidak berkaitan, namun modus di IMD mirip dengan penipuan yang dilakukan ‘raja’ Keraton Agung Sejagat Toto Santoso.

Baru-baru ini beredar video seorang pria yang mengaku sebagai ketua umum organisasi Indonesia Mercusuar Dunia yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pria yang bernama Juanda ini mengenakan pakaian seragam Aparatur Sipil Negara (ASN), dan diduga merupakan ASN Pemkab Karawang, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi 14 menit itu, dia mengaku diberi kuasa oleh Presiden King of The King sebagai Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia yang mempunyai dana puluhan ribuan triliun untuk membayar hutang Pemerintah Indonesia, karena IMD merupakan lembaga keuangan King of The King yang konon bersumber dari bank Swiss.

Baca Juga:  Hari Ketiga ABK Tongkang Master Piece Hilang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

“Saya Juanda mengemban tugas dari bank Dunia, bank INF, King of The King ada aset amanah dari bank Swiss ke Indonesia melalui bank seluruh Indonesia,” ucap Juanda, dalam video tersebut.

Sebagai Ketua Umum IMD merupakan lembaga keuangan tertinggi dunia, yaitu Bank UBS Union Bank Swiss, mengemban tugas untuk menyelesaikan utang negara karena IMD bukan lembaga yang dibentuk oleh pemerintahan Jokowi tetapi sebagai lembaga keuangan tinggi dunia.

“IMD berdiri bukan untuk makar tetapi untuk menutup utang Indonesia,” katanya.

IMD muncul pertama kali di Desa Sikapak Timur, Kota Pariaman. Pimpinan dari ormas ini bernama Ayattudin yang merupakan warga Desa Sikapak Timur, dan berdomisili di Padang Alai Kabupaten Padang Pariaman. Lantaran dianggap meresahkan warga, kemunculannya langsung dihentikan pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:  Candi Ganter Diduga Tempat Pelarian Kertajaya di Pertempuran Ganter

Dalam aktivitasnya, IMD mewajibkan setiap anggota yang bergabung untuk membayar uang pendaftaran Rp1.750.000.

Juanda merupakan ASN di Kecamatan Banyusari sebagai Kasie Kesbangsos, setelah dimutasi dari Kecamatan Lemah Abang Wadas sebagai Kasie Pemerintahan pada 7 Januari 2020.

Selama bekerja sebagai ASN, Juanda tidak ada masalah dan tidak memperlihatkan adanya ajakan kepada pegawai yang lain untuk menjadi anggota IMD. (rnd)

Kunjungi Juga

Ayo Muda Mudi Warga Kota Probolinggo Ikut Dalam Ajang Pemilihan Kang Dan Yuk 2020, Untuk Menjadi Duta Wisata

Ayo Muda Mudi Warga Kota Probolinggo Ikut Dalam Ajang Pemilihan Kang Dan Yuk 2020, Untuk Menjadi Duta Wisata

eportal.id, Probolinggo – Yuk bagi kawula muda – mudi warga Kota Probolinggo, ikuti ajang pemilihan …

Hina Brimob Kacung China, AJ Ditangkap Polisi di Bogor

Hina Brimob Kacung China, AJ Ditangkap Polisi di Bogor

eportal.id, Bogor – Seorang pemuda berinisial AJ (24) mendadak viral di dunia maya. Hal ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *