22 Siswa SMA 18 Tak Bisa Ikut SNMPTN, Kadisdik Minta Kepsek Akui Kesalahan dengan Gentle
22 Siswa SMA 18 Tak Bisa Ikut SNMPTN, Kadisdik Minta Kepsek Akui Kesalahan dengan Gentle. (foto: istimewa)

22 Siswa SMA 18 Tak Bisa Ikut SNMPTN, Kadisdik Minta Kepsek Akui Kesalahan dengan Gentle

eportal.id, Palembang – Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Pahlevi membenarkan adanya laporan terkait dengan 244 siswa SMAN 18 Palembang yang tidak dapat mengikuti SNMPTN (10/2/2020).

Kadiknas Sumsel tersebut menyesalkan mengapa kesalahan tersebut dapat terjadi, terkhusus di salah satu sekolah favorit di Kota Palembang.

“Itu kesalahan fatal dari sekolah yang tidak selalu update, itu tidak bisa dimaklumi, sangat disayangkan apalagi SMA 18 yang jadi sekolah favorit, keseluruhan siswa itu jadi tidak dapat ikut SNMPTN,” katanya.

Dirinya juga mengimbau kepada kepala sekolah selaku orang yang mempunyai tanggung jawab manajerial di SMA 18 untuk bersikap gentle mengakui perbuatannya, dan nantinya akan memberlakukan sanksi.

Baca Juga:  Heboh, Empat Ibu Gunting Bendera Merah Putih di Sumedang

“Kita proses sebagaimana mestinya ada sanksi secara administrasi, tentunya kita harus memanggil yang bersangkutan dulu, dia harus mengakui kesalahan itu secara gentle, kita tidak bisa hanya menyalahkan operator saja jangan sampai mengkambinghitamkan terima saja sanksi tersebut,” Kata Riza Pahlevi.

“Nanti kita akan kirim tim yang berjumlah 3 orang, kita lihat bagaimana laporan dari tim tersebut, apa saja kesalahan dari pihak sekolah, baru akan kita ambil keputusan setelahnya,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumsel tersebut juga menghimbau kepada wali murid untuk bersabar.

“Mau diapakan lagi, yang namanya sudah terjadi, sekarang sudah pakai IT, tidak lagi manual sudah tersistem.Wali murid kami imbau utk bersabar mingkin ada hikmah di balik itu karena kita tidak bisa memaksakan, namanya sudah terkoneksi dengan sistem,” imbaunya. (Tribunsumsel)

Kunjungi Juga

Tak Terima Ditegur, Tiga Siswa Pukul dan Injak Kepala Guru di Kupang. (foto: istimewa)

Tak Terima Ditegur, Tiga Siswa Pukul dan Injak Kepala Guru di Kupang

Tak Terima Ditegur, Tiga Siswa Pukul dan Injak Kepala Guru di Kupang

Penemuan Bayi Laki-laki Terbungkus Kantong di Palembang, Polisi Ini Siap Adopsi. (foto: tribunnews)

Penemuan Bayi Laki-laki Terbungkus Kantong di Palembang, Polisi Ini Siap Adopsi

eportal.id, Palembang – Heboh penemuan bayi laki-laki di Lorong Budisetia Palembang Selasa, (25/2/20) pukul 05.30 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *