382 Hektar Lahan HGU Bulu Cina Selesai Dibersihkan

Foto : Warga Bernama Cahaya dan Merupakan Istri Hendra Surbakti pemilik 33 Hektar Garapan menerima tali asih dari PTPN 2 (ist)

 

Medan – Memasuki hari keempat pelaksanaan Pembersihan areal (okupasi) HGU No.103 Kebun Bulu China, seluruh areal seluas 382 hektar selesai Dibersihkan.

Khususnya areal yang selama ini ditanami pohon kelapa sawit oleh penggarap. Sementara tanaman palawija seperti jagung dan sayur mayur masih diberikan kesempatan kepada pemiliknya untuk dipanen. Sedangkan pembongkaran rumah-rumah tempat tinggal akan selesai dilakukan selambatnya Senin sore (20/03).

Sementara itu tim pembersihan dari PTPN 2 mulai Senin pagi langsung melaksanakan pembuatan Parit Batas (parit skopel) di bagian ujung dari areal HGU No.103 Bulu China. Di antaranya parit batas di bagian Barat yang berbatasan dengan Kampung Pisang Desa Tandem Hilir 2 dan Desa Kota Datar.

Pembuatan parit batas areal HGU dengan perkampungan penduduk ini diperkirakan berlangsung beberapa hari. Parit batas ini dimaksudkan untuk mempertegas batas areal HGU dengan perkampungan penduduk.

Proses pembersihan areal HGU 103 Bulu China yang berjalan sangat kondusif sejak hari pertama Jum’at 17 Maret merupakan prestasi tersendiri bagi PTPN 2.

Sebab tidak ada sedikitpun reaksi dari para penggarap yang selama ini sudah menguasai lahan HGU. Termasuk dari sejumlah pengusaha yang selama ini menguasai areal kelapa sawit yang mencapai puluhan hektar.

Hal ini karena PTPN 2 sebelumnya telah melakukan pendekatan secara persuasif kepada para penggarap dan Tokoh-Tokoh kelompok tani yang selama ini berada diatas HGU 103 tersebut. Para penggarap menyadari areal yang mereka kuasai selama belasan tahun ini bukanlah milik mereka tapi tanah Negara yang diusahai oleh PTPN 2.

Sampai Senin siang praktis seluruh penggarap sudah mendaftarkan diri ke Posko Tali Asih untuk mengembalikan lahan yang mereka kuasai dan menerima tali asih dari PTPN 2. “Kami perkirakan sore ini seluruh penggarap sudah mendaftar untuk dilakukan inventarisasi dan verifikasi. Jadi tinggal menyalurkan dana tali asih saja,” ujar salah seorang petugas PTPN 2 di Posko Tali Asih simpang tiga Pasar 7 Bulu China.

Kembalinya lahan HGU seluas 382 hektar di kebun Bulu China ini semakin mengokohkan keberadaan PTPN 2. Besarnya potensi kebun Bulu China yang menguasai areal seluas 2.997 hektar akan mampu mendorong peningkatan produksi, khususnya kelapa sawit.

Proses pembersihan akan terus berjalan dengan melakukan penyiapan lahan untuk menuju penanaman ulang kelapa sawit. ” Kita sudah menyiapkan bibit yang akan ditanam di HGU Bulu China” jelas Kasubag Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan.

Comment