Penampilan Kendari Hip Hop Vanguard di Ulang Tahun Kendari Informasi ke 3
Penampilan Kendari Hip Hop Vanguard di Ulang Tahun Kendari Informasi ke 3

7 Tahun Bergelut Di Dunia Musik, Kendari Hip Hop Vanguard Eksis Dengan Karya Musik Rapnya

eportal.id, Kendari – Grup Hip Hop asal Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kendari Hip Hop Vanguard memang sudah mulai berkarya di dunia musik sejak 2013 tahun silam. Melalui karya – karya musik rap yang dibumbui dengan lelucon, Kendari Hip Hop Vanguard tetap eksis hingga kini.

Salah satu Rapper Kendari Hip Hop Vanguard, Hardyan Destro kepada tim eportal.id menceritakan awal mula terbentuknya grup Hip Hop tersebut.

“Nama awalnya itu Kendari Hip Hop Heroes. Karena sesuatu dan lain hal diubah menjadi Kendari Hip Hop Vanguard. Yang Vanguard artinya pelopor,” kata Hardyan pada Rabu (5/2/2020).

“Nama Vanguard juga terinsiprasi dari salah satu Rapper ternama di Bandung yaitu Ucok Hamicide yang biasa dipanggil Morgue Vanguard,” tambahnya.

Baca Juga:  Peringati Ulang Tahun Pertama, Sparko Kendari Gelar Olahraga Bersama

Awalnya jumlah personil grup Hip Hop tersebut sekitar 30 orang. Namun dalam perjalanan karirnya, tersisa hanya tersisa enam orang saja, yakni Hardyan Destro, Ye Chal, Melvin Kopalit, Yankki, dan Dj Jhorgi yang berperan sebagai DJ.

Personil Kendari Hip Hop Vanguard (Sebelah kiri Melvin Kopalit, tengah Hardyan Destro, sebelah kanan Jorgi Bless)
Personil Kendari Hip Hop Vanguard (Sebelah kiri Melvin Kopalit, tengah Hardyan Destro, sebelah kanan Jorgi Bless)

Karya pertama yang diciptakan oleh Kendari Hip Hop Vanguard yaitu lagu berjudul “Disini Mungkin”. Namun lagu pertama kali yang dibawakan adalah “Oh Jangan” ditahun 2014.

Banyak karya – karya yang diciptakan para personil grup tersebut. Sudah sekitar 60 lagu berhasil diciptakan, sebut saja lagu-lagu populernya, mulai dari “Yuk Kita Mosonggi”, ” Naik Pete-Pete”, “Hotman”, hingga “Palacci”.

Hardyan Destro Salah Satu Personil Kendari Hip Hop Vanguard
Hardyan Destro Salah Satu Personil Kendari Hip Hop Vanguard

Selain itu, Hardyan Destro juga mengungkapkan alasan menciptakan lagu-lagu yang dekat dengan masyarakat Kendari dan trending saat itu.

Baca Juga:  Ramadhan Heppiii Community Bagikan 2.090 Paket Sembako Korban PHK Dampak Pandemi Corona di 3 Kabupaten

“Kami lahir dari jalanan, dan lagunya pun tentang kritikan. Kami mencoba mengkritik hal-hal yang menjanggal di kehidupan kami lewat lagu rap yang dibumbui dengan lelucon. Alasannya agar masyarakat awam yang belum paham dengan lagu rap juga bisa menerima lagu kami. Kami menggunakan bahasa Kendari agar kita bisa menjaga tradisi. Hip Hop itu kultur dari Amerika, tapi jangan sampai juga melupakan kultur dan budaya sendiri,” imbuh Hardyan. (Risman/kendariinfo)

Kunjungi Juga

Bendera Merah Putih Robek dan Lusuh, Danramil Amuk Kepala Desa. (ilustrasi istimewa)

Heboh, Empat Ibu Gunting Bendera Merah Putih di Sumedang

eportal.id, Sumedang – Video aksi empat ibu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, merusak bendera Merah …

Ultah ke 42 FKPPI Probolinggo Bagikan Sembako Ke Kaum Dhuafa Dan Abang Becak

Probolinggo – Di Ultahnya ke 42 tahun, Forum Komunikasi Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI) Probolinggo, bagikan 300 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *