Aksi Heroik Warga Evakuasi Bayi Terjebak Banjir Setinggi 1,8 Meter Menggunakan Baskom

Aksi Heroik Warga Evakuasi Bayi Terjebak Banjir Setinggi 1,8 Meter Menggunakan Baskom
Aksi Heroik Warga Evakuasi Bayi Terjebak Banjir Setinggi 1,8 Meter Menggunakan Baskom

Aksi Heroik Warga Evakuasi Bayi Terjebak Banjir Setinggi 1,8 Meter Menggunakan Baskom

Sumedang – Media sosial dihebohkan dengan video aksi penyelamatan seorang bayi dan ibunya akibat terdampak banjir di Desa Cibuluh, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (21/12/22) malam.

Bacaan Lainnya

Video evakuasi bayi yang terjebak banjir ini diunggah di media sosial Instagram oleh akun @infojawabarat.

Dalam video unggahannya, akun tersebut juga menyertakan keterangan “Dramatis, Warga berserta Kades dan Babinsa di Kecamatan Ujungjaya, Sumedang berhasil evakuasi bayi korban Banjir Sumedang pada Rabu 21-12-2022 malam ini.”

Dalam video berdurasi 43 detik tersebut, tampak banjir menggenang setinggi leher orang dewasa hingga proses evakuasi bayi dilakukan dengan menggunakan baskom layaknya perahu.

Bayi yang berada di baskom besar berwarna hitam itu terlihat tenang saat dievakuasi.

Beberapa warga yang membantu proses evakuasi ini berjibaku mulai dari mendorong baskom berisi bayi dengan pelan-pelan, memayungi sang bayi hingga menjemputnya di area yang aman.

Dalam video pun terdengar suara warga yang meminta bayi agar terus dipayungi, bahkan ada yang sambil meneriakan takbir.

Ibu dan bayinya pun selamat ke area yang tidak terendam banjir.

Proses evakuasi ibu dan bayi itu dilakukan lantaran warga panik akibat banjir terus meninggi.

Anggota Pos Ujungjaya, Serma Dadang bersama kepala desa yang terjun langsung bersama warga, berhasil mengevakuasi warga dan seorang bayi yang terjebak banjir. Mereka dievakuasi ke tempat yang dinilai lebih aman.

Bukan hanya merendam pemukiman warga, banjir juga menutup akses penghubung jalan antar Desa Cibuluh dengan Desa Sakurjaya sehingga tidak bisa dilalui warga.

Dandim Sumedang, Letkol Inf. Hendrix Fahlevi Rangkuti mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibatnya, air Sungai Cibarengkok meluap dan membanjiri pemukiman warga di Dusun Lewiawi RW 04/07.

“Ketinggian air di wilayah tersebut mencapai 180 sentimeter,” kata Hendrix Fahlevi Rangkuti seperti dikutip dari TribunPriangan.com

Disebutkan salah satu penyebab banjir di daerah tersebut adalah belum ada tanggul pengaman banjir di sisi kiri dan kanan sungai.

Berikut ini video aksi heroik warga evakuasi bayi yang terjebak banjir menggunakan baskom:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *