Anak di Bawah Umur Korban Rudapaksa Hingga Melahirkan, Lapor Polisi Belum Ada Kemajuan

Anak di Bawah Umur Korban Rudapaksa Hingga Melahirkan, Lapor Polisi Belum Ada Kemajuan

Banyumas – Sseorang anak di bawah umur warga desa Sumpiuh kecamatan Sumpiuh kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menjadi korban rudapaksa. Korban berinisial NN (17) yang berstatus sebagai pelajar kelas IX MTs Maarif NU 1 Tambak harus berhenti dari sekolahnya selain menutup aibnya juga hamil di luar nikah.

Peristiwa yang menimpa NN itu terjadi pada bulan Juni 2023 lalu di rumahnya di desa Sumpiuh kecamatan Sumpiuh kabupaten Banyumas. Pelaku adalah iparnya sendiri bernama Rasikun (40) yang juga warga desa Sumpiuh.

Ibu korban Aisyah setelah NN melahirkan pada bulan Maret 2024 lalu, meminta bantuan perlindungan hukum ke DPC Peradi Sai Purwokerto dan melaporkan peristiwa rudapaksa ke polresta Banyumas meminta keadilan.

“Berharap yang seadil-adilnya bagi anaknya NN yang hancur masa depannya akibat peristiwa ini. Aku udah kehilangan semuanya lah ini apa anak nggak bisa ngelanjut sekolah putus, masa depannya dan akhirnya suami aku juga udah meninggal. Aku minta keadilan yang seadil-adilnya”, kata Aisyah ibu korban.

“Laporan keluarga korban pada bulan Maret 2024 belum ada hasilnya sehingga kami bersama dengan korban melakukan inisiatif untuk sekali lagi melaporkan agar bisa segera ditindaklanjuti mengingat perkara ini bukan baru pertama terjadi ya di keluarga korban, karena sebelumnya kakaknya yang pertama juga sama jadi korban dari pelaku ini”, kata Eko Prihatin pengacara klinik hukum DPC Peradi Purwokerto.

Kuasa hukum dari DPC Peradi Sai Purwokerto Eko Prihatin menjelaskan keluarga korban meminta bantuan perlindungan hukum guna mengawal kasus korban rudapaksa anak di bawah umur.

Keluarga korban pada bulan Maret 2024 melapor namun belum ada hasilnya sehingga kami bersama dengan korban melakukan inisiatif untuk sekali lagi melaporkan agar bisa segera ditindaklanjuti. (Kus)

Kus Woro

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

12 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

13 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

14 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

16 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

23 jam ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

1 hari ago