Angin Gending Terjang Kota Probolinggo, Warga Dihimbau Waspada Dan Jaga Kesehatan

Probolinggo – Musim angin Gending landa Kabupaten dan Kota Probolinggo, banyak pohon tumbang dan berdampak bagi kesehatan warga di 2 wilayah ini. Jumat (28/8/2021).
Kencangnya angin Gending khas Probolinggo, yang biasa muncul hanya di bulan Juli, hingga September, 2 hari ini angin Gending berkekuatan 15 hingga 30 knot dikonfersi 29 – 55 kilometer perjamnya, membuat debu berterbangan, gelombang tinggi dan kekeringan, serta banyak warga terserang penyakit demam dan Flu.
Angin Gending membuat ancaman 5 bencana alam di wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo, warga dihimbau untuk lebih tingkatkan kewaspadaan dan berhati – hati saat musim angin Gending, jika berkendara waspada pohon tumbang dan jaga kesehatan.
Sugito Prasetyo, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo, siklus tahunan muncul setiap bulan Juli – September, Angin gending muncul dipengaruhi adanya perbedaan suhu udara antara daerah dataran tinggi dengan dataran rendah atau pesisir.
“Angin Gending tipe fohn, muncul dibulan Juli – September melanda Kota/ Kabupaten Probolinggo, memicu bencana alam, seperti pohon tumbang, gelombang tinggi, hingga kekeringan, angin Gending juga menganggu kesehatan warga, jadi perlu estra waspada dan jaga imun” ujar Sugito, saat dikonfirmasi.
Data dari BPBD Kota Probolinggo, mencatat dalam seminggu ada 2 pohon tumbang karena diterjang kerasnya angin Gending, membuat bangunan rumah warga rusak dan timbulkan kemacetan arus lalu lintas. Dan warga terserang demam dan Flu, angin Gending ini juga memiliki sifat panas dan kering sehingga dapat mengganggu kesehatan.
“Angin Gending memiliki sifat panas dan kering sehingga dapat menganggu kesehatan, dan dalam seminggu ini ada laporan 2 pohon tumbang menimpa bangunan rumah warga, dan sebabkam krmacetan arus Lalin, dan banyak warga sakit demam dan Flu” jelas Sugito.
Selama musim angin Gending, petunjuk Walikota sekaligus Kasatgas COVID- 19 Kota Probolinggo, masyarakat lebis estra waspada, utamanya terhadap resiko terjadinya pohon tumbang, dan selalu pakai masker, bahaya virus Corona bisa terbawa angin, dan selalu jaga imun dan kesehatan.
“Kesehatan masyarakat bisa terganggu di saat musim angin Gending. Biasanya warga terserang flu, pilek, masuk angin dan batuk. Saya mengimbau agar warga menjaga kesehatannya, dan juga pakai masker dikhawatirkan virus Corona terbawa angin dan selalu jaga imun dan kesehatan. Terlebih lagi, di masa pandemi COVID- 19” tambah Sugito.
Apabila warga mengetahui adanya pohon yang rawan roboh, untuk segera melaporkan ke call center Kota Probolinggo 112. Kami bersama stakeholder selalu siap memberikan bantuan dan pelayanan. Sehingga kerugian harta benda dan korban jiwa bisa diminimalisir. Dan perlu diwaspai ancaman gelombang tinggi pun harus diwaspadai para nelayan.

Kunjungi Juga

Ratusan Pemulung dan Tuna Wisma Divaksin Di TPA Oleh Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota

Probolinggo – Ratusan pemulung, tuna wisma dan warga sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dilakukan vaksin …

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi Pemkot Probolinggo Bersama KPK Gelar Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi

Probolinggo – Antisipasi melanggar tindak pidana korupsi dan grativiikasi Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *