Antisipasi Lonjakan Pasien COVID- 19, RSUD Dr Mochamad Saleh Kota Probolinggo Produksi Oksigen Sendiri

Probolinggo – Lonjakan COVID- 19, secara tiba-tiba sering membuat rumah sakit kesulitan mendapat pasokan oksigen, bahkan untuk mendapat tabung oksigen harus antri di depo-depo oksigen yang ada di Kota/ Kabupaten Probolinggo. Jumat (3/9/2021).

Antisipasi ketersediakan oksigen ini, membuat pihak RSUD Dr Mochamad Saleh, mendatangkan tangki liquid oksigen dan evaparator dari pihak distributor anak perusahaan PT Samator Gas.

Tangki liquid ini memproduksi oksigen ini, liquid yang berada di dalam tangki diproses dalam evaporator kemudian menjadi oksigen dan disalurkan ke ruangan-ruangan khususnya ke ruangan IGD (Istalasi Gawat Darurat), ICU atau ruang isolasi pasien COVID- 19.

Oksigen yang dihasilkan jauh lebih bersih, dari pada pakai tabung oksigen seperti biasanya/ karena dari evaporator langsung dialirkan ke ruangan melalui istalasi pipa khusus.

Baca Juga:  Kadispar Lotim Siap Penuhi Panggilan Polisi

Tabung liquid beserta alat lainnya hasil dari anggaran yang dari refocusing, selai itu, memproduksi oksigen sendiri jauh lebih hemat, baik segi operasional maupun maupun tenaganya.

Menurut Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo, dana hasil dari recofusing, dialihkan ke tabung untuk produksi oksigen sendiri, agar saat terjadi lonjakan baik pasien COVID- 19, maupun pasien penyakit lainnya, tidak perlu antri hingga sampai kehabisan stok oksigen.

Sementara itu menurut Plt Direktur RSUD Dr Mohamad Saleh, dr Abraar Khuddah, meski ruang kegawat daruratan terpasang pipa oksigen, namun tabung oksigen masih tetap digunakan untuk stok di rumah sakit, saat ini terus menurun angka pasien COVID- 19, namun masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, agar penyebaran COVID- 19 segera selesai.

Baca Juga:  Kapal Selam Alugoro 405, Karya Anak Bangsa dan Pertama di Asia Tenggara

“Meski kita bisa produksi oksigen sendiri, namun tabung oksigen tetap digunakan untuk stok di rumah sakit, hingga saat ini terus menurun pasien di ruang Isolasi, meski turun namun masyarakat tetap patuh protokol kesehatan, agar pandemi COVID- 19, segera selesai’ tegas dr Abraar.

Saat ini rumah sakit milik Pemerintah Kota Probolinggo ini, tengah merawat 30 pasien COVID- 19, dari data yang ada jumlah orang terkonfirmasi positif COVID- 19 ada 76 orang.

Kunjungi Juga

Duka Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota Saat Pam Lebaran 2022

Probolinggo – Suka duka anggota polisi berdinas saat arus mudik dan arus balik Hari Raya …

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *