APELLTI dan 5 LSM Minta Lelang PT Kertas Leces Dibatalkan atau Dikaji Diulang

Probolinggo – Asosiasi Pengusaha Limbah Dan Logam Tua Indonesia (APELLTI), dan 5 LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) minta lelang PT Kertas Leces Persero di jalan raya Lumajang, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, yang dilakukan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang), digagalkan dan dikaji ulang.
Salah satu LSM, dari Garuda Kencana Nusantara Indonesia (GKNI) anggap mekanisme pelaksanaan lelang pabrik kertas yang lama mangkrak, PT Kertas Leces (BUMN) yang dinyatakan pailit di Kabupaten Probolinggo dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Aksi protes keras ini dipicu lantaran adanya kejanggalan dalam pelaksanaan lelang Saat itu, karena kurator dan pihak panitia lelang tidak hadir diwaktu pelaksanaan lelang, dan diikuti hanya 1 peserta saja.
“Kami hadir tepat waktu akan tetapi pada saat itu, para pihak yang berkompeten khususnya kurator dan pihak panitia lelang tidak hadir diwaktu pelaksanaan tersebut, sehingga pembicaraan menjadi liar “ ujar Didik Muadi Ketua DPD Jawa Timur GKNI. Selasa (12/10/2021).
Menurut Didik Muadi bersama 4 LSM lainnya, pada saat itu tepatnya pada tanggal 06 Oktober 2021, menghadiri penilaian di lokasi pabrik PT Kertas Leces di Probolinggo, sayangnya baik kurator maupun pihak KPKNL tidak ada ditempat. Serta tidak ada perwakilan yang menunjukkan, mengarahkan, menjelaskan, Hal tersebut disaksikan banyak orang termasuk 11 peserta yang lain.
Selanjutnya Didik Muadi bertanya pada petugas di lokasi pabrik tersebut dan memperoleh jawaban bahwa yang bisa menjawab permasalahan proyek lelang adalah pihak Kurator termasuk pihak pejabat lelang negara.
Ketidak hadiran para pihak yang berkompeten, menimbulkan tanda tanya dan informasi tidak jelas, akibatnya peserta Holik dan M. Toha Habibi dan kawan kawan belum dapat menyerahkan jaminan sebagaimana ketentuan lelang.
Lain lagi komentar koordinator aksi Ahmad, dikatakannya bahwa pelaksanaan proyek lelang Pabrik PT Kertas Leces ada dugaan rekayasa dalam mekanisme pelaksanaan lelang.
“Adanya informasi proses lelang bekas pabrik kertas PT Kertas Leces, lelang tunggal ini kan tidak transparan dan perlu dikaji ulang dan digagalkan“ kata Ahmad saat dikonfirmasi.
Baik Didik Muadi maupun Ahmad memiliki maksud yang sama agar lelang yang dilaksakan pada tanggal 08 Oktober 2021, ditunda ataupun dibatalkan.
“Lelang diulang kembali, biar tidak ada dusta diantara kita, mari kita tegakkan rasa keadilan diera reformasi dan era demokrasi ini“ kata Ahmad.
Masih kata Ahmad, Bahwa para peserta atau calon peserta lelang PT Kertas Leces Probolinggo adalah sebagian anggota Asosiasi Pengusaha Limbah Dan Logam Tua Indonesia (APELLTI).
“Bahwa penilaian pada tanggal 06 Oktober 2021 itu tidak sah, baik dari kantor lelang maupun kurator tidak hadir saat itu, itu salah, sepertia ada permainan, kalau perlu jangan dilunasi dulu supaya persoalan ini clear“ katanya
Ditambahkannya, bahwa yang akan dilelang adalah adalah aset negara dan baru kali ini ada peserta tunggal, sementara peserta peserta yang lain ditakut-takuti dengan informasi hoax.
Ahmad menerangkan tentang project yang akan dilelang oleh kurator PT Kertas Leces,.antara lain 1 paket aset mesin dan peralatan, kendaraan bermotor, bangunan bersatu mesin dan alat milik PT Kertas Leces senilai Rp. 225.000.000.000.
Cara penawaran lelang PT Kertas Leces yakni Closet Bidding, jaminan Rp 112.500.000.000, Batas akhir jaminan tgl 7 Oktober 2021, batas akhir penawaran 08 Oktober 2021 jam 13.00 WIB, Penyelenggara KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang) Jember, dengan kode Lot Lelang P70FPH.
Pihak calon peserta lelang yang akan iku lelang PT Kertas Leces, perlu dikaji ulang dan digagalkan, dan berharap lelang dilaksanakan kembali secara baik dan sesuai prosedur lelang seperti dilakukan sebelumnya oleh pihak KPKNL.

Kunjungi Juga

Launching Gerai Vaksin Drive Thru, Kapolres Probolinggo: Program Unggulan dan Akselerasi Vaksinasi

Probolinggo – Polres Probolinggo kembali membuat inovasi untuk mendukung percepatan vaksinasi dengan Gerai Vaksin Presisi …

Hari Santri Nasional VII Pegawai Pemkot Probolinggo 8 Hari Bersarung Dan Berjilbab

Probolinggo – Ada pemandangan unik seperti di suasana pondok pesantren di Hari Santri Nasional ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *