Banyumas – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet asal Kabupaten Banyumas di kancah internasional. Atlet para renang Indonesia, Lutfi Afandi kelahiran desa pancasan kecamatan ajibarang banyumas, berhasil meraih medali perunggu pada nomor 50 meter butterfly putra kelas S11 dalam ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand.
Medali tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri bagi NPCI Banyumas, karena merupakan medali internasional pertama dari cabang olahraga renang yang berhasil dipersembahkan atlet binaan NPCI Banyumas. Keberhasilan Lutfi Afandi sekaligus menegaskan bahwa atlet disabilitas asal Banyumas memiliki potensi besar untuk bersaing di level Asia Tenggara.
Ketua NPCI Banyumas, Suwondo, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, medali perunggu ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga menjadi modal penting untuk memotivasi atlet-atlet lainnya agar terus berlatih dan mengejar prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
“Prestasi Lutfi Afandi ini menjadi bukti bahwa atlet Banyumas mampu bersaing di ajang internasional. Kami berharap pencapaian ini dapat memacu semangat atlet-atlet NPCI Banyumas lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi,” ujar Suwondo.
Suwondo juga menambahkan bahwa Banyumas sebelumnya telah memiliki atlet yang menembus level dunia, seperti sprinter Sapto Yogo Purnomo, yang menjadi inspirasi bagi atlet disabilitas daerah untuk tidak berhenti bermimpi dan berjuang.
Ke depan, NPCI Banyumas berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan atlet, khususnya pada cabang olahraga renang, agar prestasi yang diraih Lutfi Afandi dapat menjadi awal dari torehan prestasi-prestasi internasional berikutnya.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…