Badan Kurus Kering, 2 Anak Yatim Piatu Kelaparan di Muara Enim, Ini Faktanya
Badan Kurus Kering, 2 Anak Yatim Piatu Kelaparan di Muara Enim, Ini Faktanya

Badan Kurus Kering, 2 Anak Yatim Piatu Kelaparan di Muara Enim, Ini Faktanya

eportal.id, Muara Enim – Pandemi corona membangkitkan jiwa berbondong-bondong membantu dan berlomba-lomba dalam kebaikan.

Sayangnya, di sisi lain masih ada insan yang patut menerima sokongan dan dibantu untuk hidup lebih layak.

Kisah miris dialami kakak adik di Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Sumatera Selatan. Keduanya bernama Daluna (23) dan Rohima (21).

Kondisi mereka baru terungkap ketika anggota TNI dan polri memberikan bantuan kepada warga terdampak Covid-19. “Bawa nasi pak?” kata Daluna kepada petugas.

Daluna dan Rohima adalah 2 anak yatim piatu kelaparan di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syahputra mengungkapkan, dari keterangan Kepala Desan (Kades) dan warga setempat, Daluna dan Rohima tinggal bersama saudara laki-lakinya yang seorang pengangguran.

Baca Juga:  Warga Buka Paksa Masjid untuk Usahakan Adzan Tetap Ada di Sumsel

Orangtua mereka sudah tidak ada, dan dua kakak beradik itu diketahui punya keterbelakangan mental. Sekarang mereka sudah dirawat di RS Gelumbang dan akan dirujuk ke rumah sakit Kabupaten Muara Enim.

Donni membantah kabar yang beredar di media sosial yang mengatakan keduanya kelaparan sejak lama.

Menurut penuturan warga sekitar, keduanya rutin mendapat bantuan dari tetangga, dan memang selalu bertanya nasi setiap ada orang berkunjung ke rumahnya.
Berdasarkan informasi, Daluna dan Rohima merupakan warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan.

Tercatat pada 2015, mendapat bantuan bedah Rumah dari Cipta Karya (PUPR Kabupaten Muara Enim) dan bantuan listrik gratis.

Sedangkan pada 2017 mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim.

Baca Juga:  Warganet Tuding Busana China di Uang Rp 75 Ribu, Padahal Busana Adat Suku Tidung

Sementara pada tahun 2019 mendapat bantuan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) berupa kartu sembako. Tahun 2019 mendapat bantuan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yatim piatu.

Dan pada 2020 telah terdaftar bantuan program perluasan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) berupa kartu sembako serta memegang JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Kartu Indonesia Sehat.

“Akan kami awasi seterusnya terhadap kedua orang tersebut. Plt bupati sudah menyanggupi untuk memberikan perhatian kepada dua orang ini,” kata Donni.

Berikut ini video 2 anak yatim piatu kelaparan di Muara Enim:

(rnd)

Kunjungi Juga

Naik Motor Walikota Sapa Warganya di Perkampungan Padat Penduduk Serta Bagikan Sembako

eportal.id, Probolinggo – Pantau dan sapa warganya, Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, Blusukan naik …

Penipuan Berkedok Sumbangan Panti Asuhan di Bulukumba, Polisi: Air Mata Buaya

Penipuan Berkedok Sumbangan Panti Asuhan di Bulukumba, Polisi: Air Mata Buaya

eportal.id, Bulukumba – Berbagai macam modus penipuan dilakukan demi mendapatkan uang. Untuk itu, masyarakat Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *