oplus_16
Hadir dalam acara tersebut Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Dardak, jajaran Forkopimda, serta ketua Dekranasda dari berbagai daerah di Jatim.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyebut Batik In Motion menjadi rangkaian Hari Jadi Kota Probolinggo ke-666 dan upaya memperkuat identitas budaya. “Batik Kanek Rembang adalah simbol keseimbangan tradisi dan modernitas. Kami ingin batik ini kembali mendunia,” ujarnya.
Selain peragaan busana, pengunjung juga disuguhkan sendratari Tari Kanek Rembang yang menceritakan asal-usul Kota Probolinggo. Pemkot juga meresmikan Rumah Batik Probolinggo sebagai pusat pengembangan kriya dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Arumi Bachsin mengapresiasi kegiatan ini. “Batik Probolinggo luar biasa. Generasi muda harus tahu, mencintai, dan melestarikan budaya sendiri. Kalau bukan kita yang mendukung, siapa lagi?” katanya.
Rangkaian Batik In Motion 2025 akan berlangsung hingga 4 Oktober mendatang, dengan harapan mampu mendorong pariwisata budaya serta ekonomi kreatif di Kota Probolinggo.
Pemilik Lahan Geruduk Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Tuntut Dinas SDA DKI Bayar Ganti Rugi…
Kapolres Kepulauan Seribu Bersama Forkopimkab Laksanakan Kerja Bakti dan Penanaman Mangrove di Pulau Tidung Kecil…
Fakta Radar dan Cuaca Terkuak di Kasus Tabrakan Kapal di Banten Jakarta - Berbagai fakta…
Polisi Tangkap Dua Pelaku Ranmor di Pademangan Jakarta - Dua orang pelaku pencurian motor terekam…
Eksepsi Tidak Diterima, Penasehat Hukum Tiga Terdakwa Nyatakan Keberatan atas Putusan Sela Purwokerto — Majelis…
Probolinggo - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo melaksanakan…