BPBD Kota/ Kabupaten Probolinggo Ingatkan Warga Waspada Banjir Bandang Saat Musim Hujan

Probolinggo – Rawan banjir bandang kiriman dari lereng Gunung Bromo, yang membuat pemukiman di Kecamatan Dringu, terus terendam banjir BPBD Kota dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Probolinggo, memberi himbauan waspada bencana. Sabtu (20/11/2021).
Saat musim hujan tahun lalu, di 2 desa yakni Desa Dringu dan Desa Kedung Dalem, 7 kali diterjang banjir bandang dari luapan sungai Kedung Dalem, yang merupakan aliran sungai dari hulu di lereng Bromo di Kecamatan Sumber.
Selain Kecamatan Dringu, juga banjir dari luapan sungai Kedung Dalem ini, juga merendam beberapa kelurahan di Kota Probolinggo, yakni di Kelurahan Sumber Taman, Kedung Asem dan Pakistaji.
Beberapa wilayah ini, akibat banjir banyak rumah rusak dan harta benda warga yang rusak, akibat seringnya dihajar membuat warga yang menjadi laaaaaangganan banjir, dibuat ketakutan di saat musim hujan tiba.
Sugeng Suprisayoga, Kabid Kedaduratan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, sudah melakukan sosialisasi ke warga memasuki musim penghujan, untuk selalu membersihkan sampah dan jangan membuang sampah di selokan dan sungai, agar tidak menjadi penyebab banjir, dan pantau wilayah di titik rawan bencana banjir dan tanah longsor.
“Sudah melakukan sosialisasi ke warga – warga untuk jangan membuang sampah dan bersihkan sampah baik di selokan maupun di aliran sungai, agar tidak menjadi penyebab banjir, dan pantau di wilayah titik rawan bencana banjir dan tanah longsor, antisipasi korban jiwa” ujar Sugeng, saat dikonfirmasi wartawan.
Juga dikatakan Sugito Prasetyo, Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, sudah kita himbau warga yang berada di pemukiman rawan bencana, agar ditingkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan deras cukup lama, untuk mencari tempat yang lebih aman, dan segera hubungi pihak BPBD jika terjadi bencana, agar bisa cepat melakukan tindakan di lokasi bencana.
“Kami himbau agar tingkatkan kewaspadaan jika hujan deras cukup lama, agar menghindar dari lokasi yang rawan banjir dan tanah longsor, dan segera lapor jika terjadi bencana alam ke kantor BPBD, agar bisa segera melakukan tindakan di lokasi bencana” tegas Sugito.
Iptu Bagus Purnama, Kapolsek Dringu, mewakili Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khaddafi, anggota TNI/ Polri bersama masyarakat di wilayah Kecamatan Dringu, untuk hidup bersih dan melakukan kerjabakti, baik di sungai maupun di saluran air, di saat musim penghujan untuk mengantisipasi terjadinya banjir.
“Bersama anggota TNI/ Polri ajak masyarakat untuk melakukan kerjabakti jaga sungai dan selokan di perkampungan di titik rawan banjir, untuk mengantisipasi terjadinya banjir” jelas Iptu Bagus.

Kunjungi Juga

Pembangunan Pasar Bayeman Ditinjau Langsung Oleh Satgas PEN Mabes Polri dan APIP Probolinggo

Probolinggo – Pekerjaan konstruksi pada Pasar Bayeman, Tongas Kab. Probolinggo ditinjau langsung oleh Satgas Percepatan …

Walikota Probolinggo Sosialisasikan 2 Perda di Kecamatan Mayangan

Probolinggo – Sosialisasi peraturan perundang-undangan tingkat kecamatan dibuka oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *