Bupati Pangkep Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim Pada Momentum Idul Adha 1446 H
Pangkep, 6 Juni 2025 — Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Shalat Idul Adha 1446 Hijriah di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Jumat pagi (10 Dzulhijjah 1446 H). Ratusan jamaah memenuhi lapangan utama dalam suasana cerah, khusyuk, dan penuh rasa syukur.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pangkep menyampaikan sambutan resmi kepada seluruh masyarakat yang hadir, seraya mengajak untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, ketaatan, dan kepedulian sosial.
“Marilah kita hayati momen ini untuk tunduk sepenuhnya kepada Allah SWT, sambil merenungkan kembali keteladanan agung Nabi Ibrahim AS yang dengan penuh keikhlasan dan ketaatan bersedia mengorbankan putra tercintanya, Nabi Ismail AS,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Pangkep kepada seluruh masyarakat. Bupati mengajak warga untuk saling memaafkan sebagai wujud akhlakul karimah dan bentuk pengorbanan hati yang tulus.
Bupati turut mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam berkurban dan mengimbau mereka yang mampu namun belum berkurban agar memanfaatkan waktu hingga hari tasyrik berakhir.
“Jangan khawatir, insya Allah hewan kurban di wilayah kita sehat dan aman dari penyakit. Pemerintah daerah melalui instansi terkait telah turun langsung memantau dan memastikan kondisi hewan kurban masyarakat,” tambahnya, merujuk pada upaya pengawasan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Dalam sambutan penutupnya, Bupati turut mengajak seluruh jamaah mendoakan 312 jemaah haji asal Pangkep yang saat ini tengah menjalankan ibadah haji di tanah suci agar diberi kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.
Bertindak sebagai Khatib Idul Adha, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga cinta dan kesetiaan kepada keluarga, sebagaimana yang dicontohkan oleh keluarga Nabi Ibrahim AS.
“Keteladanan Nabi Ibrahim tidak hanya terletak pada ketaatannya kepada Allah, tetapi juga pada kecintaan dan kepemimpinannya dalam keluarga. Kita diajarkan untuk menjadi pribadi yang mencintai keluarga, menyayangi anak-anak, dan tidak melupakan jasa orang tua,” ungkap sang Khatib.
Ia mengajak seluruh jamaah, khususnya generasi muda, untuk selalu mendoakan kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat, karena keberadaan kita hari ini tidak akan terwujud tanpa pengorbanan dan kasih sayang mereka.
“Jangan pernah berhenti mendoakan orang tua kita. Sebab doa anak yang shaleh dan shalehah adalah salah satu amalan yang terus mengalir, bahkan setelah orang tua kita tiada,” tegasnya.
Dengan pesan-pesan spiritual dan sosial yang kuat, perayaan Idul Adha tahun ini di Pangkep menjadi momentum kebersamaan, refleksi diri, dan penguatan nilai-nilai keteladanan keluarga serta semangat berkurban yang menjadi inti ajaran Islam.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M.
Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…