Butuh Bayar Kontrakan Bapak Muda Ditangkap Jambret Ponsel Ibu – Ibu

Probolinggo – Jambret spesialis korban perempuan berhasil dibekuk unit Satreskrim Polsek Gending, Kabupaten Probolinggo, alasan tersangka nekat menjambret untuk membayar kontrakan dan membayar hutang.
“Pelaku merupakan residivis, dan sudah pama kita cari dan pelaku lama kabur, mendengar pulang langsung kami tangkap saat berada bersama istri dan anaknya, pelaku mengakui perbuatan melakukan jambret korban perempuan di TKP wilayah hukum Polsek Gending” ujar Kanit Reskrim Polsek Gending, Aipda Eka Sapta, Kamis,(21/1/2021).
Pelaku jambret spesialis kaum hawa, Fuad Hamdan (31), warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, benar-benar harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bapak satu anak ini, dihadapan petugas mengaku perbuatannya, dan disetiap menjalankan aksinya sasarannya pasti kaum hawa dan merampas Ponsel di saat melintas dijalan sepi

Baca Juga:  BPBD Kota/ Kabupaten Probolinggo Ingatkan Warga Waspada Banjir Bandang Saat Musim Hujan

Berawal, saat salah satu ibu – ibu menjadi korban penjambretan pelaku ini, dan masuk wilayah hukum Polsek Gending, hasil penyelidikan akhirnya diketahui bahwa pelakunya adalah Fuad Hamdan.

Polisi sempat terus mencari keberadaan tersangka yang kabur ke Surabaya, bekerja sebagai kuli bangunan, pencarian tersangka akhirnya membuahkan hasil setelah polisi berhasil menggrebek tersangka yang pulang ke kontrakannya bersama anak dan istrinya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan dua ponsel smartphone yang sebelumnya berhasil terlacak pembelinya.

“Alasan tersangka nekat menjambret karena terbelit hutang dan untuk membayar kontrakannya, cuma setelah kami cek, teryata pelaku pernah ditahan dengan kasus lain, dan akan kami kembangkan kemungkinan ada TKP pejambretan di lokasi lain, atau ada pelaku lain yang terlibat” tegas Aipda Eka Sapta, saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Tri Rismaharini Bersujud di Kaki Dokter RSUD dr Soetomo, ini Penyebabnya

Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini, jika ada yang merasa menjadi korban penjambretan pelaku ini, kini atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 363 KHUP, tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kunjungi Juga

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *