Dengue Fever, Waspada DBD Tasikmalaya

eportal.id, Tasikmalaya – Jumlah penderita demam berdarah dengue ( DBD) di Kota Tasikmalaya terus mengalami peningkatan menjadi 45 kasus tercatat sejak awal Januari 2020 sampai dengan hari ini Kamis (6/2/2020). ⁣⁣
⁣⁣
Satu penderita DBD diketahui meninggal dunia di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya setelah sempat dirawat selama beberapa hari. Sebelumnya tercatat sampai dengan Jumat (31/1/2020), jumlah penderita DBD sebanyak 40 kasus. ⁣⁣
⁣⁣
Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih mengatakan, kasus DBD yang terjadi selama awal Januari dan Februari 2020 diprediksi akan terus mengalami peningkatan.⁣⁣
⁣⁣
Belum ditetapkan KLB Apalagi faktor pergantian musim kemarau ke musim hujan ditambah cuaca buruk yang selama ini terus terjadi tiap harinya di wilayah Tasikmalaya. “Kasusnya sekarang ini tercatat bertambah 5 orang jadi 45 orang dan salah satunya meninggal dunia,” kata Suryaningsih kepada wartawan di kantornya, Kamis (6/2/2020). ⁣⁣
⁣⁣
Sampai sekarang belum ada penetapan kasus kejadian luar biasa (KLB) oleh Pemkot Tasikmalaya. “Warga diminta tetap waspada atas kejadian itu terutama melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) hingga harus terus berupaya melakukan kebersihan lingkungan,” jelasnya⁣⁣
⁣⁣
Suryaningsih menambahkan, meningkatkan jumlah kasus DBD membuat pemerintah tak lagi menggelar upaya fogging. Tapi, terus menyosialisasikan kepada masyarakat pentingnya memberantas sarang nyamuk di lingkungannya. ⁣⁣
⁣⁣
Sumber : kompas.com⁣⁣

Baca Juga:  Pemerintah Rencana Musnahkan Babi, Ribuan Massa Lakukan Aksi #SaveBabi di Medan

Kunjungi Juga

Walikota Probolinggo Pantau Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar Dan Rumah Warganya Dampak Kebakaran

Probolinggo – Kebakaran hebat yang terjadi di sebuah pabrik kayu di Jalan Prof Hamka, Kota …

Pemerintah Kota Probolinggo Bantu Stimulus Ratusan Pedagang Pasar Sabtu – Minggu (Tugu) Dampak Pandemi COVID- 19

Probolinggo – Dampak pemberlakuan PPKM Darurat selama 18 hari, dilanjutkan dengan PPKM Level 4 sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *