Diduga Kalah Bersaing, Seorang Emak – Emak Tumpahkan Dagangan Pedagang Lain Vidio Viral

Probolinggo – Vidio viral di group Medsos Facebook warga Probolinggo, seorang emak – emak terekam CCTV melakukan aksi pengrusakan barang dagangan milik pedagang orang lain di Pasar Baru Paiton, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang terjadi Selasa dini hari (22/6) kemarin.
Aksi emak – emak yang terekam CCTV yang dipasang pihak manajemen Pasar Baru Paiton ini, diduga terkait persaingan dagang antara pedagang tahu di pasar setempat.

“Petugas Pasar Baru Paiton, setelah melihat data rekaman CCTV setiap hari, petugas kaget melihat seorang perempuan paruh bayah menumpahkan barang dagangan tahu yang diduga milik pedagang lainnya di Pasar Baru, dalam rekaman CCTV emak – emak tersebut tiba – tiba datang, sambil melihat situasi dan kondisi pasar, dan langsung mendekat ke timba yang berisi tahu kemudian di tumpahkan” ujar Koordinator Pasar Baru Paiton, Nurul Huda, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga:  Final Puteri Indonesia 2020, Wakil dari Sumatera Barat Tak Hapal Pancasila, Penonton pun Riuh

Setelah tahu berserakan, emak – emak berkerudung kemudian pergi meninggalkan lokasi, aksi emak – emak ini terekam CCTV yang terpasang di dalam pasar sebelah depan ini, dengan durasi sekitar 15 detik, mulai dari emak – emak datang hingga kabur.

Dari informasi petugas pasar, kejadian Selasa subuh sekitar pukul 03:20 WIB, saat pedagang pasar masih sepi, dan para pedagang biasa meletakkan barang terlebih dulu yang hendak di jual di lapaknya, kemudian pemilik pulang dan bersiap – siap untuk berjualan.

Selain itu, hingga saat ini, korban yang memiliki tahu tersebut tak kunjung mendatangi kantor pasar, dan diduga, pemilik tahu tersebut merupakan pedagang liar, yang dimana belum terdata sebagai pedagang tetap di Pasar Baru Paiton.

Baca Juga:  Gandeng Pondok Pesantren, Polres Probolinggo Gelar Vaksinasi Anak - Santri

“Pihaknya masih belum mengetahui pelaku ini apakah pengunjung, atau pedagang yang juga sama – sama berjualan tahu di Pasar Baru Paiton, namun kalau pedagang, diduga karena karena kalah persaingan” tambah Nurul Huda.

Pihak petugas Pasar Baru Paiton, meminta agar kejadian ini tidak terjadi lagi, sehingga tidak ada perselisihan antar pedagang yang terjadi, dan membuat pengunjung pasar yang berbelanja merasa nyaman.

Kunjungi Juga

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *