Diidentifikasi Benda Purbakala, Polsek Ngantang Pasang Police Line. (foto: Dodik)
Diidentifikasi Benda Purbakala, Polsek Ngantang Pasang Police Line. (foto: Dodik)

Diidentifikasi Benda Purbakala, Polsek Ngantang Pasang Police Line

eportal.id, Malang – Informasi munculnya benda-benda purbakala di Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, langsung direspon Polsek Ngantang, dengan pemasangan police line di areal keberadaan benda-benda peradaban masa lalu itu.

Pemasangan police line disaksikan Kepala Desa Tulungrejo Muliadi, Kasun Gagar Manan, dan warga setempat. Pihak Polsek Ngantang menurunkan Babinkamtibmas Tulungrejo Aiptu Kohari ke lokasi penemuan benda-benda purbakala.

Kapolsek Ngantang, AKP Suyatno menyinggung masalah hukum yang melarang siapapun yang bertindak mengambil, memindahkan dan merusak benda-benda purbakala yang berada di Dusun Gagar.

“Pemasangan police line sangat penting, mencegah adanya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, mengambil, memindahkan, merusak benda-benda yang di dalam police line,” katanya, Minggu (22/3/2020).

Baca Juga:  Wisma Atlet Jadi RS Darurat Covid-19, Dilengkapi Ruang Relaksasi
Diidentifikasi Benda Purbakala, Polsek Ngantang Pasang Police Line. (foto: Dodik)
Diidentifikasi Benda Purbakala, Polsek Ngantang Pasang Police Line. (foto: Dodik)

Lanjutnya, pihak Polsek Ngantang berupaya menjaga, sekaligus melestarikan benda-benda purbakala di wilayah Kecamatan Ngantang, termasuk di Desa Tulungrejo.

“Nantinya, ada pihak otoritas yang berwenang untuk melakukan penelitian, mereka berhak bertindak di dalam areal police line. Penelitian itu bisa meningkat statusnya menjadi penggalian, tapi itu hak preogratif mereka,” jelas AKP Suyatno.

Menurut keterangan Aiptu Kohari, pemasangan police line di areal benda purbakala tersebut, tercatat panjang 84 meter, dari atas bukit hingga bawah, sekitar 15 meter.

Ada 5 titik penemuan benda purbakala, lokasi ada yang berdekatan dan ada yang berjauhan. Pemasangan disaksikan perangkat desa dan warga setempat.

“Kita dari Pemdes Tulungrejo berterima kasih kepada Polsek Ngantang, yang sudah melakukan pemasangan police line di areal benda purbakala,” kata Kades Tulungrejo, Muliadi.

Baca Juga:  Menko Luhut Apresiasi RS Lapangan di SCBD

Benda-benda purbakala tersebut terbagi dalam 4 waktu penemuan, bulan desember 2018, januari 2020, februari 2020 dan maret 2020. Yang terakhir, yaitu bulan maret 2020, jumlah benda yang ditemukan sangat banyak.

“Kita tinggal menunggu hasil dari penelitian BPCB, apapun hasilnya, kita pasrahkan semuanya. Sekarang, kita konsen dengan menjaganya, jangan sampai ada yang merusaknya,” ujar Muliadi. (dodik)

Kunjungi Juga

Percepat Warga Ter Vaksin, 21 Polsek Di Probolinggo Dijadikan Gerai Vaksinasi

Probolinggo – Terus bertambahnya warga terpapar COVID- 19 di Kabupaten Probolinggo, 21 polsek dibawah naungan …

Walikota Probolinggo Refocusing Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Probolinggo, Untuk Penanganan COVID- 19

Probolinggo – Walikota sekaligus ketua Satgas COVID- 19 Kota Probolinggo, melakukan langkah refocusing anggaran perjalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *