Disangka Pelaku Copet Kakek Renta Dihajar Massa Di Pasar Sapi Wonoasih Kota Probolinggo

Probolinggo – Disangka pelaku copet, kakek renta asal Kabupaten Probolinggo, dihajar massa dan pengunjung pasar sapi Wonoasih Kota Probolinggo, vidionya viral di uploud di Medsos Istagram oleh akun Probolinggokita, dan sudah dilihat 6000 lebih dan banyak komentar. Selasa (27/4/2021).
Diketahui korban bernama Hosman (70) warga Dusun Krajan, Desa Tegal Sono, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, yang menjadi amukan warga di pasar sapi Wonoasih.
“Ada laporan diduga pelaku copet dihakimi massa di pasar hewan Wonoasih, anggota segera meluncur ke lokasi, petugas langsung mengamankan diduga pelaku yang sudah lanjut usia ke Mapolsek Wonoasih, untuk menyelamatkan nyawanya” ujar Kapolsek Wonoasih, Kompol Khuzaini, saat dikonfirmasi.
Akibat bogem mentah dari para pengunjung pasar hewan ini, korban mengalami luka di bagian wajah hingga berdarah langsung diberi pengobatan oleh petugas, dan langsung diperiksa untuk penyelidikan intensif oleh penyidik Satreskrim Polsek Wonoasih.
Ironisnya, selain tidak cukup bukti dan main hakim inilah, keluarga korban tidak terima atas perlakuan warga yang main hakim sendiri, karena sehari – hari Hosman, sehari – hari kerja sebagai petani dan menjadi makelar sapi di setiap ada pasaran sapi.
“Keluarga tidak terima atas perbuatan warga yang ikut menghajar korban, karena korban dipastikan tidak melakukan perbuatan mencuri seperti yang dituduh warga saat di pasar sapi, karena korban orangnya baik, kami berharap keadilan ke bapak Polisi” jelas Kepala Desa Tegal Sono, Matyasin, saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Divonis Bebas, Pengurus Masjid Kecewa

Jika nanti tidak cukup bukti petugas dari Polsek Wonoasih, terduga pelaku yang lanjut usia ini akan dilepas dari jeratan hukum, dan dipulangkan ke rumahnya.

“Mendapat kabar bahwa orang tuanya dihajar massa di pasar sapi, saya ngajak kerabat dan perangkat desa, untuk mendatangi Mapolsek Wonoasih, saya tidak percaya dan yakin ayahnya tidak melakukan pencopetan, karena ayahnya kerja sebagai tani dan makelar sapi disetiap ada pasaran yang buka baik di pasar hewan Kabupaten dan Kota Probolinggo” tegas anak korban, Zulfikar.

Kompol Khuzani, Kapolsek Wonoasih, kami masih melakukan penyelidikan/ dan korban masih diperiksa oleh penyidik, tunggu hasilnya.

“Kami masih melakukan penyelidikan ke korban, masih diperiksa, sepertinya tidak cukup bukti pendukung kalau korban melakukan tindak pencurian, minimnya saksi dan alat bukti, maka kami lepas dan diserahkan ke kadesnya dan keluarganya” tambah Kompol Khuzaini.

Baca Juga:  Ledakan Tabung Gas di Cemara Asri Medan, Dua Mobil dan Satu Rumah Rusak Berat

Pihak kepolisian menghimbau ke masyarakat, agar tidak melakukan main hakim sendiri ke terduga pelaku, lebih baik serahkan ke pihak berwajib untuk memperosesnya.

Kunjungi Juga

Launching Gerai Vaksin Drive Thru, Kapolres Probolinggo: Program Unggulan dan Akselerasi Vaksinasi

Probolinggo – Polres Probolinggo kembali membuat inovasi untuk mendukung percepatan vaksinasi dengan Gerai Vaksin Presisi …

Hari Santri Nasional VII Pegawai Pemkot Probolinggo 8 Hari Bersarung Dan Berjilbab

Probolinggo – Ada pemandangan unik seperti di suasana pondok pesantren di Hari Santri Nasional ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *