Categories: News

DPRD Banyumas Disorot, Kades Klapagading Kulon Ditinggal dalam Audiensi Konflik Desa

DPRD Banyumas Disorot, Kades Klapagading Kulon Ditinggal dalam Audiensi Konflik Desa

Banyumas – Konflik internal Pemerintahan Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, kian memanas. DPRD Kabupaten Banyumas menuai sorotan tajam setelah menggelar agenda audiensi tanpa mengundang Kepala Desa Klapagading Kulon, Karsono, dalam pembahasan sengketa dengan sembilan mantan perangkat desa yang diberhentikan dengan status PTDH.
Audiensi dijadwalkan Selasa, 13 Januari 2026, di Ruang Hall A DPRD Banyumas. Undangan hanya ditujukan kepada PPDI Kabupaten Banyumas, PPDI Kecamatan Wangon, para mantan perangkat desa, BPD, serta perwakilan masyarakat. Agenda audiensi disebutkan untuk membahas permasalahan di Pemerintahan Desa Klapagading Kulon.
Tidak diundangnya kepala desa memicu kecaman dari kuasa hukum Karsono, H. Djoko Susanto, SH. Ia menilai DPRD Banyumas bertindak tidak adil dan terkesan memihak pihak tertentu dalam konflik desa yang masih berproses hukum.

“Ini tidak fair. Kepala desa yang sah tidak diundang, sementara perangkat yang sudah di-PTDH justru difasilitasi audiensi. DPRD terkesan cawe-cawe dan tidak netral,” tegas Djoko.
Djoko menegaskan, persoalan tersebut saat ini tengah ditangani Bareskrim Mabes Polri. Menurutnya, jika mantan perangkat desa keberatan atas keputusan pemberhentian, jalur hukum melalui PTUN telah tersedia dan tidak semestinya dibawa ke ranah politik.
Ia menyebut langkah DPRD Banyumas berpotensi menjadi bentuk intervensi terhadap pemerintahan desa. Pihaknya bahkan membuka kemungkinan melaporkan pimpinan DPRD Banyumas ke Badan Kehormatan DPRD jika terbukti tidak netral.
Hingga berita ini diturunkan, DPRD Banyumas belum memberikan penjelasan resmi terkait tidak diundangnya Kepala Desa Klapagading Kulon. Polemik ini pun berpotensi memperlebar konflik dan memicu pertanyaan publik terhadap sikap lembaga legislatif daerah.

Kus Woro

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

12 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

13 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

14 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

16 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

23 jam ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

1 hari ago