Dua Putra Putri Hasan Aminudin Diperiksa KPK Di Polres Probolinggo Kota Kasus Gratifikasi Dan TPPU

Probolinggo – KPK terus gali dan melakukan penyelidikan kasus gratifikasi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) tersangka Bupati Probolinggo (Puput Tantriana Sari) dan suaminya Hasan Aminudin, panggil kedua anak Hasan Aminudin. Kamis (25/11/21)

Pemanggilan kedua anak dari istri pertamanya Zulmi Noor Hasani dan Dini Rahmania, untuk dilakukan pemeriksaan penyidik dari lembaga anti rasuah dalam kasus ayahnya dan ibu tirinya tindak pidana kasus pencucian uang dan gratifikasi, yang kini ditahan di Rutan KPK.

Pemanggilan putra dan putri Hasan Aminudin mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, dilakukan penyidik KPK di lantai 2 ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota, di jalan Dr Saleh Kota Probolinggo, bersama 11 orang saksi baik dari ASN Pemkab, Pensiunan dan swata.

Dalam Pantauan Rudi Purnomo, Reporter Eportal. Id di lokasi, tampak Zulmi Noor Hasani, hadir dan masuk ruangan pukul 10:05 WIB, dan dilanjutkan beberapa saksi masuk keruang penyidikan, petugas penyidik KPK menurunkan 2 koper besar warna merah dan hitam, yang diduga berkas untuk bahan pemeriksaan belasan saksi yang dipanggil hari ini.

Baca Juga:  Eksekusi Lahan di Maluku Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan ke Udara

Sutiyono Kadis Bappeda Pemerintah Kabupaten Probolinggo, saat selesai pemeriksaan di konfirmasi sejumlah awak media, memilih bungkam dan hanya keluar kata – kata No Comen, sambil menghindar dan naik mobil dinas dan plat merah, dan langsung tancap gas.

Menurut Zulmi Noor Hasani, terperiksa penyidik KPK, mengatakan, pemanggilan yang kedua, untuk hari ini dipanggil dalam kasus gratifikasi dan TPPU, tersangka ayah kandung dan ibu tirinya, dan terkait kepemilikan proyek itu tidak benar, agar jelas tunggu hasil dari pemeriksaan penyidik KPK nanti.

“Pemanggilan dan pemeriksaan kasus gratifikasi dan TPPU, tersangka Hasan Aminudin dan Bupati Probolinggo non aktif Puput Tantriana Sari, dan pemanggilan hari ini yang kedua kalinya, dan agar jelas tunggu hasil dari pemeriksaannya dan rilies dari KPK” tegas Zulmi, saat dikonfirmasi di depan Mapolres Probolinggo Kota.

Baca Juga:  Satreskoba Polres Probolinggo Bekuk Pengedar Narkoba Lintas Kota

Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Ali Fikri saat dihubungi melalui pesan Wharshaap oleh wartawan, dan membalas via Whatshaap juga, Hari ini (25/11/21) pemeriksaan saksi TPK terkait seleksi jabatan dilingkungan pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021, dan TPPU untuk TSK PTS. Pemeriksaan dilakukan Polres Probolinggo Kota, Jalan Dr. Moch Saleh No.34, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur:

  1. Hayu Kinanti Sekar Maharani (Mahasiswa)
  2. Abdul Wasik Hannan (Petani)
  3. Hasani, Pensiunan Polri, Guru Pondok Hati danTokoh Masyarakat Randu Merak
  4. Dini Rahmania (Komisaris PT Salamah Amal Mulia, Bendahara Yayasan Hati
  5. Hengki Cahyo Saputra (Kadis PUPR Kabupaten Probolinggo)
  6. Taufiq Hidayat (Direktur CV Atsil Hidayah)
  7. Dr. Anang (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana)
  8. Saiful Farid Cahyono Bakti (Kepala Bidang Pelayanan Perijinan Terpadu PELAYANAN PERIJINAN TERPADU)
  9. Zulmi Noor Hasani (Direktur PT Eksekutif/ Wakil Ketua Yayasan HATI)
  10. Suryadi Swasta (PT Sumber Alfaria Trijaya)
  11. Abdul Bari (PNS)
  12. Absir Wahyudi (PNS)
  13. Edi Karyawan (PPK Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo).
Baca Juga:  Pria Berkebutuhan Khusus Dibully dan Dihina dengan Cacian Rasis hingga Dikabarkan Mau Dipukul Batu

Untuk kasus jual beli Pj Kades, tersngka 18 ASN Pemkab pemberi suap, kini sudah selesai sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya. (Risty)

Kunjungi Juga

Pembangunan Pasar Bayeman Ditinjau Langsung Oleh Satgas PEN Mabes Polri dan APIP Probolinggo

Probolinggo – Pekerjaan konstruksi pada Pasar Bayeman, Tongas Kab. Probolinggo ditinjau langsung oleh Satgas Percepatan …

Walikota Probolinggo Sosialisasikan 2 Perda di Kecamatan Mayangan

Probolinggo – Sosialisasi peraturan perundang-undangan tingkat kecamatan dibuka oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *