Fenomena Tornado di Perairan Probolinggo, Warga Pesisir Panik

Fenomena Tornado Muncul di Perairan Probolinggo, Warga Pesisir Panik
Fenomena Tornado Muncul di Perairan Probolinggo, Warga Pesisir Panik

Probolinggo – Hujan deras disertai angin kencang, warga di pinggir pesisir laut di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo panik akibat munculnya fenomena alam tornado di tengah laut. Kamis (23/12/2021).

Selain warga dan nelayan di sekitar Pelabuhan Tanjung Tembaga, juga warga yang berada di wisata Pantai Majengan berhamburan lari untuk pulang, takut angin biasa yang disebut angin puting beliung atau orang madura menyebutnya ‘Lak Palak Taon’, geser ke daratan dan memporakporandakan pemukiman, dan membahayakan jiwa.

Info dari BMKG Juanda melalui Twitternya, Fenomena Waterspout atau biasa disebut belalai gajah, terjadi Kamis sore ini di perairan Selat Madura sebelah utara Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo.

Muncul fenomena angin tornado, terlihat oleh warga pukul 16:55 WIB, dan saat itu terjadi hujan deras disertai angin kencang, dan banyak pohon tumbang di jalanan di Kota Probolinggo.

Menurut Rudi Purnomo, warga Kecamatan Mayangan, fenomena angin tornado muncul sebelum hujan, dan selang beberapa menit, hampir seluruh wilayah Kota Probolinggo, melihat angin tornado.

Warga banyak berhamburan takut angin ke daratan dan menerjang pemukiman warga, dan warga yang berada di tempat wisata Pantai Majengan, panik dan lari untuk pulang.

“Angin tornado muncul, sebelum hujan, selang beberapa menit, terjadi hujan deras disertai angin kencang, warga dipesisir pantai panik, dan warga di Pantai Majengan berhamburan lari, untuk meninggalkan lokasi, takut angin geser ke daratan” ujar Rudi, saat dikonfirmasi.

Sugito Prasetyo, Kalaksa BPBD Kota Probolinggo, membenarkan muncul fenomena angin tornado di perairan selat Probolinggo, di utara Pantai Tanjung Tembaga, dan berdampak ke wilayah Perkotaan.

“Benar muncul fenomena angin tornado di perairan Probolinggo, atau utara Pelabuhan Tanjung Tembaga, akibat angin tornado berdampak ke wilayah perkotaan Probolinggo, ada laporan warga ada sejumlah pohon tumbang, bersama anggota langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pemotongan pohon agar tidak menganggu aktifitas arus lalu lintas, belum ada laporan rumah rusak” tegas Sugito, saat dihubungi.

Angin tornado muncul dan menghilang sekitar 25 menitan, dan akibat hujan deras jalan raya banyak tergenang air hujan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *