Grebek Rumah Perempuan Muda Polisi Probolinggo Amankan Puluhan Botol Arak Bali

Probolinggo – Satuan Unit Reskrim Polsek Paiton, Polres Probolinggo, menggerebek rumah IL (30), yang menjual minuman keras (miras) jenis arak Bali, pada Jumat (24/6/2022) malam.

Berawal dari adanya laporan masyarakat resah dengan peredaran Miras, yang dikonsumsi kalangan muda, yang dibeli dari IL, dan sering terjadi gangguan Kantibmas di wilayah Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, akhirnya petugas melakukan penggerebekan di rumah IL.

Saat digrebek, petugas mendapati IL di dalam kamarnya yang sedang sendirian. IL didapati sedang menenggak sebotol arak. Petugas yang berjumlah sekitar 6 orang itu langsung menggeledah rumah IL. Di rumah IL tidak menemukan arak Bali tersebut.

Petugas selanjutnya menggeledah sebuah rumah di samping rumah IL, hasilnya petugas menemukan sejumlah kardus yang berisi puluhan botol arak.

Sekeliling rumah itu juga dilakukan penggeledahan, dan menemukan satu kardus arak Bali di sebuah tempat tidur di atas pohon.

“Adanya laporan masyarakat, kami melakukan razia miras di rumah IL, hasilnya anggota kami berhasil sita puluhan botol miras,” kata Iptu Maskur Ansori, Kapolsek Paiton, Iptu Maskur Ansori, saat dihubungi.

Tambah Iptu Maskur, selain mengamankan sejumlah kardus berisi botol arak, kami juga mengamankan satu kardus yang masih utuh berisi puluhan botol arak Bali yang disembunyikan di atas pohon.

“Petugas juga mengamankan satu kardus berisi arak Bali yang disembunyikan diatas pohon, serta dua kresek tutup botol berwarna hitam dan putih, sebuah jurigen ukuran kecil yang diduga berisi alkohol juga diamankan,” kata Iptu Maskur.

Ia berharap, IL bersama suaminya tidak mengulangi atau menjual miras jenis arak yang diduga dari bali itu lagi.

“Jadi yang kita amankan itu ada botol dan kardus kosong, serta kardus dan botol yang masih utuh berisi arak,” tegas Maskur.

Setelah mengamankan sejumlah barang bukti tersebut, petugas selanjutnya juga membawa IL ke Polsek Paiton, untuk dimintai keterangan dan pembinaan, agar tidak mengulangi penjualan miras jenis arak tersebut, karena sangat merugikan kesehatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *