Hadiri Musrenbang Kecamatan Sukmajaya, Sekda: Maksimalkan dan Prioritaskan Sesuai Kebutuhan Warga

Sekda Kota Depok, Supian Suri saat memberikan sambutan pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Sukmajaya di JGU, Senin (29/01/24). (Foto: JD02/Diskominfo Depok)
Sekda Kota Depok, Supian Suri saat memberikan sambutan pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Sukmajaya di JGU, Senin (29/01/24). (Foto: JD02/Diskominfo Depok)

Hadiri Musrenbang Kecamatan Sukmajaya, Sekda: Maksimalkan dan Prioritaskan Sesuai Kebutuhan Warga

Depok – Hadiri Musrenbang Kecamatan Sukmajaya, Sekda: Maksimalkan dan Prioritaskan Sesuai Kebutuhan Warga

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sukmajaya Tahun 2025 di Jakarta Global University (JGU), Senin (29/01/24).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Supian Suri menyampaikan pesan kepada aparatur kecamatan untuk benar-benar memahami perencanaan pembangunan pada Musrenbang, tentunya sesuai dengan apa yang menjadi usulan warga.

“Jangan sampai kegiatan Musrenbang ini hanya dianggap kegiatan seremonial saja, tetapi kita benar-benar maksimalkan dan prioritaskan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya, kepada berita.depok.go.id.

Bang SS, sapaan Supian Suri mengungkapkan Kecamatan Sukmajaya memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi se-Kota Depok tahun 2023 yakni sebesar 88,03.

Maka dari itu, dirinya berharap bahwa Kecamatan Sukmajaya dapat membuktikan dengan kualitas pendidikan yang baik, kesehatan yang bagus serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terus berkembang.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai fasilitas yang dapat mendukung potensi anak, seperti Taman Musik Depok (Tamude) serta sanggar yang terdapat di wilayah Kecamatan Sukmajaya.

Fasilitas tersebut dapat digunakan oleh siapa pun, untuk mengembangkan potensi dan bakat anak dalam bidang seni dan olahraga.

“Terkait dengan Sumber Daya Manusia (SDM), kita butuh sekali menyiapkan fasilitas ke depan. Tidak boleh ada lagi yang putus sekolah,” katanya.

Menurutnya, apa-apa yang dilakukan saat ini merupakan persiapan untuk menciptakan generasi emas di tahun 2045.

“Jangan sampai tujuan bersama hanya sampai di kita, mudah-mudahan bersama kekompakan ini dapat mewariskan untuk anak-anak kita,” ungkapnya.

“Ibarat rumah, Kecamatan Sukmajaya ini sudah sangat lengkap. Tinggal poles-poles dikit juga jadi bagus lagi,” tandasnya.

(JD02/Mgg01/ED 01 / berita.depok.go.id)

 

Pos terkait

Comment