Hari Minggu Tidak Ada Penggeledahan Di Kabupaten Probolinggo Oleh KPK, Baner Berukuran Besar Permintaan Maaf Dari Relawan Hasan – Tantri

Probolinggo – Pasca beberapa hari sejumlah rumah pribadi dan rumah dinas Bupati Probolinggo, kantor Pemkab Probolinggo juga kantor kecamatan, digeledah petugas KPK, hari ini aktifitas semuanya tampak sepi. Minggu (5/9/2021).

Pantau eportal.id, di Kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan rumah pribadi dan dinas Bupati Probolinggo, yang sempat digledah petugas anti rasuah, terlihat tidak ada aktifitas datangnya petugas KPK.

Hanya saja petugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo, berjaga – jaga di pos pintu masuk dan dirumah dinas Pendopo Bupati. Namun penjaga tidak terlihat di rumah pribadi yang ditinggali Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari bersama suaminya Hasan Aminudin, di Jalan Ahmad Yani No 9, Kelurahan Sukabumi, Kota Probolinggo, biasanya selalu dijaga petugas lebih dari 2 orang.

Baca Juga:  Mediasi Berujung Pengusiran Awak Media Oleh Oknum Inspektorat Kabupaten Probolinggo

Hanya saja, tadi siang terpampang baner berukuran besar tepatnya di baratnya Kantor Pemkab, bertuliskan ‘Maafkan Kami….Atas Luka Yang Kami Goreskan Bila Masih Ada Setetes Kebaikan Ijinkan Sebait Doa Tetap Menjadi Silaturahmi Diantara Kita’ dari #relawan-hati dan #hasantantri-followers.

Dalam 5 hari di Kabupaten dan Kota Probolinggo, petugas KPK menggeledah sejumlah rumah dan kantor, berhasil mengamankan sejumlah koper berisi dokumen dan uang serta sepeda angin bernilai mahal dibawa ke KPK, dan membawa 17 ASN penyuap agar diangkat menjadi Pj Kades, juga resmi ditahan.

Rudi Purnomo, warga Kabupaten Probolinggo, yang ditemui di Alun – Alun Kraksaan, penasaran melihat kantor Pemkab Probolinggo, yang diobok – obok KPK, dan juga baru lihat ada baner bertuliskan permintaan maaf dari relawan Hati (Hasan – Tantri) ditengah jalan Pantura Kraksaan, di Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Akhirnya Tujuh Pelaku Adzan Hayya Alal Jihad Asal Majalengka Minta Maaf

“Penasaran ingin melihat Kantor Pemkab Probolinggo, yang sempat diobok – obok petugas KPK, cuma kondisinya sepi, karena hari Minggu para ASN libur, dan muncul baner berukuran besar ditengah jalan Pantura Kraksaan, permintaan maaf dari relawan Hasan – Tantri” ujar Rudi, saat dikonfirmasi.

Hingga saat ini, total 22 tersangka resmi ditetapkan tersangka oleh petugas KPK, diantaranya Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminudin, sudah resmi menjadi tahanan KPK, dalam kasus suap jual beli jabatan Pj kepala desa.

Kunjungi Juga

Ratusan Pemulung dan Tuna Wisma Divaksin Di TPA Oleh Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota

Probolinggo – Ratusan pemulung, tuna wisma dan warga sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dilakukan vaksin …

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi Pemkot Probolinggo Bersama KPK Gelar Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi

Probolinggo – Antisipasi melanggar tindak pidana korupsi dan grativiikasi Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *