Heboh Penampakan Kuntilanak di Air, Warganet: Kenapa Pakai Daster?
Heboh Penampakan Kuntilanak di Air, Warganet: Kenapa Pakai Daster?

Heboh Penampakan Kuntilanak di Air, Warganet: Kenapa Pakai Daster?

eportal.id, Jakarta – Minggu (23/8)2020) pagi, kuntilanak menjadi salah satu trending topik di media sosial Twitter. Hal ini setelah seorang warganet dengan akun @redvelvetcayke mengunggah sebuah video tentang hantu legendaris tersebut.

Dalam unggahan video yang merupakan repost dari sebuah unggahan di media sosial TikTok, akun tersebut menuliskan sebuah caption bahwa ada penampakan kuntilanak di dalam air yang mana terekam dalam video yang kemudian viral itu.

Akun @redvelvetcayke memberikan caption pada uanggahannya yang berbunyi “liat kuntilanak di pohon udh biasa, tapi pernah gak liat kuntilanak di air? 😭 ambivi anjir”

Dalam video tersebut memang terlihat ada sesosok penampakan makhluk mirip Kuntilanak di dalam sebuah aliran air. Samar-samar juga terdengar suara mirip orang tertawa khas suara kuntilanak yang bikin merinding.

Baca Juga:  Dandim 0820 Probolinggo Resmikan Pemasangan Portal di Wilayah Kelurahan Sukabumi

Akibat uanggahan ini warganet kemudian ramai-ramai memberikan komentarnya. Bahkan ada yang terheran-heran, memberikan informasi tambahan hingga menjadikannya bahan bercanda seperti khas anak Twitter.

“Kalau kata orang tua2 di sini itu namanya hantu air, yang suka nenggelamin orang2,” tulis @oneyee_kids memberikan info tambahan.

“Gw masi bingung sama dasternya kuntilanak. padahal nguburnya sama sama dipocongin kalo secara Islam, eh bisa bisanya dia ganti pake daster,” tambah @Sultan_Yorgei keheranan/

Berikut ini video penampakan kuntilanak di air:

(rnd)

Kunjungi Juga

Rumah Baru Di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

Probolinggo – Rumah baru di Jalan Supriyadi, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, milik pasutri …

Janji PT HKTI Kota Probolinggo Terpilih Akan Menjaga Ketahanan Pangan Nasional Dan Kesejahteraan Petani

Probolinggo – Guna menciptakan ketahanan pangan Nasional, setiap provinsi dan di daerah perlu beberapa kelompok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *