Hibur Warga di Saat Pandemi Corona, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Gelar Festival Keroncong Secara Virtual

eportal.id, Probolinggo – Hibur warga lanjut usia dan pemuda di malam Minggu, karena harus berada di rumah saja di masa pandemi COVID 19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Probolinggo menggelar sebuah event yang dapat dinikmati secara virtual melalui live streaming di media sosial (medsos) milik Pemkot Probolinggo, baik itu facebook, instagram atau youtube.

Seperti Sabtu (21/11/2020) malam kemarin, digelar Festival Keroncong Virtual 2020 dari ruang Puri Manggala Bakti Kantor Wali Kota Probolinggo.

Tepat pukul 19.00 WIB, tampilan pembuka adalah Keroncong Tentrem senior yang membawakan tiga buah lagu. Lalu Keroncong Tentrem junior membawakan dua lagu, salah satunya Sekar Bayuangga karangan Peni Priyono.

Disambung tampilan bintang tamu Keroncong Kerapro, Javas Keroncong dan Geranium Band dari Surabaya.
Salwa Tri Kamila, penyanyi keroncong junior dari Keroncong Tentrem mengaku sudah belajar menyanyi keroncong sejak kelas 1 SD.

Baca Juga:  Dua Orang Pengedar Narkoba di Kendari Diborgol Polisi, Bobot 26.42 Gram

“Belajar keroncong ada susahnya, ada tidaknya. Saya suka sama musik keroncong,” kata Salwa yang masih duduk di kelas 6 SD ini.

Ditambahkan Fitriana Damayanti, sejak Maret lalu mereka sudah tidak pernah latihan bareng karena masa pandemi ini. Namun semua anggotanya tetap latihan sendiri-sendiri di rumah. Jadi, wajar jika saat tampil tadi ada yang demam panggung.

“Alhamdulillah setelah diingatkan bisa melanjutkan lagi. Alat dan suara jika tidak berlatih secara rutin itu bisa berubah,” terangnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan punya tugas untuk melestarikan kesenian dari segala bidang. Di Kota Probolinggo, komunitas keroncong ada yang senior dan junior.

Sebelum masa pandemi, tepatnya tahun lalu, kerap digelar lomba menyanyi keroncong bagi anak-anak dan dewasa.

Baca Juga:  Tak Terima Disuruh Pakai Masker, Pemuda Lawan dan Pukul Petugas Check Point PSBB

“Tahun ini kami buat berbeda, kami ingin tampilkan semua yang junior dan senior biar lebih semangat berkarya. Mereka juga begitu antusias saat mendengar kami akan mengadakan festival keroncong virtual ini karena sebelumya mengeluh tidak ada aktivitas selama masa pandemi,” seru Kasi Sejarah dan Tradisi Novie Bayu Wardhani.

Ke depan, lanjut Novi, jika keadaan kembali normal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, akan tetap mengadakan lomba menyanyi keroncong untuk tingkat pelajar.

“Agar anak-anak lebih tertarik terhadap keroncong. Kami juga ingin keroncong tetap eksis,” tuturnya.

Ditambah Muhamad Maskur, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Probolinggo, di masa pandemi Corona saat ini, mari pelaku seni dan musik tembang kenangan untuk selalu berkarya, tidak vakum, dan terus berlatih untuk kemajuan seni di Kota Probolinggo.

Baca Juga:  Pria Mengaku Polisi Marah dan Ludahi Pesepeda di PIK

“Meski saat ini masa pandemi covid-19, mari jangan diam dan vakum bagi para pelaku seni dan pegiat seni, terus berkarya dan berlatih, dan ciptakan album lagu baru musik keroncong dan tembang kenangan, untuk kemajuan seni di Kota Probolinggo, dan bisa tampil di saat ada kegiatan, juga menunjang kepariwisataan di bidang musik” tegas Maskur saat di konfirmasi. Senin (23/11/2020).

Digelarnya Festival Keroncong Virtual 2020, dan pengunjung dibatasi, untuk mengantisipasi penyebaran COVID- 19 di Kota Probolinggo, namun hiburan warga gratis ini, juga mengasah para pemusik, pelaku dan pecinta musik keroncong tidak fakum, karena pandemi Corona. (Risty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *