HUT Kota Probolinggo Bangkit Dari Keterpurukan Pandemi COVID- 19 Menuju Kota Probolinggo Hebat Dan Handal

Probolinggo – Komitmen di Hari Jadi Kota Probolinggo ke 662, pada tanggal 4 September 2021, Pemerintah Kota Probolinggo ajak warganya bangkit dari keterpurukan ekonomi dampak pandemi COVID- 19, bersama – sama. Rabu (1/9/2021).
Dengan motto ‘Bersama Kita Bisa, Menuju Kota Probolinggo Hebat Dan Handal’, Pemerintah Kota Probolinggo, akan terus pantau semua sektor perekonomian di Kota Probolinggo, di kalangan masyarakat, mulai dari peningkatan sektor SDM Pariwisata, Sektor UMKM, dan terus memberikan bantuan sosial, baik paket sembako maupun bantuan uang tunai bagi warga yang betul – betul membutuhkan dan terdampak pandemi COVID- 19.
Tak hanya itu, berbagai cara Habib Hadi Zainal Abidin bersama para OPD Pemerintah Kota Probolinggo, terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, juga dengan pemerintah pusat dengan semua pihak kementrian Republik Indonesia, untuk pengembangan semua sektor perekonomian untuk masyarakatnya.
Salah satunya, sektor kepariwisataan, Walikota bersama Dinas Kepemudaan Olah Raga Dan Pariwisata (Dispopar) Pemerintah Kota Probolinggo, mengajak dan mengenalkan semua destinasi wisata yang ada di Kota Probolinggo, untuk bersama – sama membangun dan meningkatkan SDM bersama Kemenparekraf (Kementrian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif) RI.
Dan sempat ngobrol virtual bersama Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Ngopi Bareng Bang Sandi, sepakat mendukung kepariwisataan di Kota Probolinggo, bahkan Sandiaga Uno, berjanji akan mengunjungi langsung dan melihat destinasi wisata di Kota Probolinggo, yang nantinya akan menjadi wisata penyanggah wisata di wilayah BTS (Bromo Tengger Semeru).
Seperti Museum Rosulullah di jalan Suroyo, akan dikembangkan menjadi pusat wisata religi di Jawa Timur, dan lagi seperti Gereja Merah yang ada 2 di Dunia ini, Pantai Permata dan tradisi – tradisi seperti Kerapan Sapi Brujul yang sudah ada pengakuan dari pemerintah pusat, warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, akan didukung langsung oleh Kemenparekraf.
Upaya bangkit dari keterpurukan pandemi COVID- 19, terus dilakukan oleh Habib Hadi Zainal Abidin, demi kesejahteraan masyarakatnya, dan akan terus melakukan koordinasi di bidang lain atau sektor lainnya ke kementerian lainnya.
“Di Hari Jadi Kota Probolinggo ke 662, jatuh di tanggal 4 September 2021 besok, saya berkomitmen untuk bangkit dari keterpurukan perekonomian dampak dari pandemi COVID- 19, mulai dari sektor kepariwisataan dan sektor lainnya, dengan motto Bersama Kita Bisa, Menuju Kota Probolinggo Hebat Dan Handal’, mari warga duduk bareng dengan Pemerintah Kota Probolinggo, untuk menuju perbaikan kesejahteraan, untuk memberi masukan ke Pemkot Probolinggo” ujar Habib Hadi, saat dikonfirmasi eportal.id.
Budi Krisyanto, Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga Dan Pariwisata (Dispopar) Pemerintah Kota Probolinggo, semua destinasi pariwisata di Kota Probolinggo, perlu dikembangkan dan lebih baik lagi, guna peningkatan perekonomian masyarakat, yang menjadi para pelaku usaha di sektor kepariwisataan, agar lebih sejahtera ekonominya dampak dari pandemi COVID- 19, mari duduk bareng masyarakat untuk sinergitas membangun kepariwisataan dengan Pemerintah Kota Probolinggo, momen di Hari Jadi Kota Probolinggo “Bersama Kita Bisa, Menuju Kota Probolinggo Hebat Dan Handal’, ayo bangkit dari dampak Pandemi COVID- 19.
“Kita akan terus melakukan perbaikan semua destinasi wisata yang ada di Kota Probolinggo, untuk lebih baik dan nantinya akan membuahkan hasil tingkatnya perekonomian untuk masyarakat dan Pemerintah Kota Probolinggo, kita harus bersinergitas dan kerjasama dengan masyarakat dan Pemerintah Kota Probolinggo, untuk membangun kepariwisataan dengan motto ‘Bersama Kita Bisa, Menuju Kota Probolinggo Hebat Dan Handal’, di HUT Kota Probolinggo ke 662 tahun” tegas Budi, saat dikonfirmasi.
Di Hari Jadi Kota Probolinggo, Pemerintah Kota Probolinggo, tidak melakukan semarak berlebihan karena dimasa pandemi COVID- 19, Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, mengajak semua tokoh agama dan umatnya sesuai agama dan keyakinan, untuk melakukan doa bersama di tempat ibadahnya masing – masing, untuk berdoa untuk Kota Probolinggo, dan pandemi COVID- 19, segera selesai, dan warga tetap patuhi protokol kesehatan.
Perlu diketahui sekilas cerita Hari Jadi Kota Probolinggo ditetapkan tanggal 4 September 1395, Berdirinya pembentukan Gemente (Kota Probolinggo) pada tanggal 1 Juli 1918 yang ditetapkan sebagai hari lahirnya Pemerintah Kota Probolinggo dan telah diperingati oleh Pemerintah dan masyarakat Kota Probolinggo pada kira-kira tahun ’60-80’an merupakan produk bentukan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.
Himbauan Pemerintah Kotapraja Probolinggo yang disampaikan oleh Walikota dalam sidang pleno DPRD Kotapraja Probolinggo dan usul inisiatif DPRD Kotapraja untuk mencari dan menetapkan hari jadi kota Probolinggo yang tidak berbau kolonial Belanda dan yang lebih nasionalis, mempunyai nilai heroik (kepahlawanan) serta digali dari sejarah bangsa sendiri yang berkepribadian, dan akhirnya tanggal 4 September dijadikan Hari Jadi Kota Probolinggo.


Kunjungi Juga

Ratusan Pemulung dan Tuna Wisma Divaksin Di TPA Oleh Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota

Probolinggo – Ratusan pemulung, tuna wisma dan warga sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dilakukan vaksin …

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi Pemkot Probolinggo Bersama KPK Gelar Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi

Probolinggo – Antisipasi melanggar tindak pidana korupsi dan grativiikasi Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *