Jelang Ramadhan DKUPP Pemkot Probolinggo Tera Ulang Timbangan Pedagang

Probolinggo – Jelang bulan suci ramadan, Dinas Perdangangan Pemerintah Kota Probolinggo, melakukan tera ulang timbangan di sejumlah pasar tradisional se Kota Probolinggo, untuk meminimalisir kecurangan berat timbangan. Selasa (30/3/2021).

Salah satunya di Pasar Ketapang, Kecamatan Kademangan, petugas dari Dinas DKUPP (Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Dan Perdagangan) Pemerintah Kota Probolinggo, bagian tera ulang timbangan langsung melakukan uji tera ulang timbangan milik seluruh pedagang.

Ada 80 timbangan jenis meja dilakukan tera ulang oleh petugas, dengan melakukan 3 tes tera ulang timbangan.

Mulai dari ukur takar timbangan, kalibrasi anak timbangan, atau menyesuaikan berat, semuanya gratis tidak di pungut biaya, namun untuk reparasi timbangan, pedagang dikenakan biaya mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 30.000, tergantung bentuk kerusakannya.

Baca Juga:  Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza Ikut Menggalakkan Vaksinasi Bersama BUMN Di Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Hasil tera ulang petugas banyak menemukan timbangan dan anak timbangan milik pedagang tidak cocok ukurannya dan rusak, langsung oleh petugas dicocokkan.

Mujali, salah satu pedagang Pasar Ketapang, untuk tera ulang timbangan disambut senang para pedagang, guna mengetahui apakah timbangannya masih layak atau tidak.

“Sangat senang ada tera ulang, agar bisa saling percaya antara pedagang dan pembeli, agar tidak saling curiga, juga kita bisa mengetahui timbangan miliknya rusak atau tidak” ujar Mujali, saat dikonfirmasi.

Sementara, Noor Aly, Kabid Perdagangan DKUPP Kota Probolinggo, dengan dilakukannya tera ulang pada timbangan pedagang ini, diharapkan kedepan Kota Probolinggo, membuat saling percaya antara pedagang dan pembeli, dan berharap pedagang tertib ukur, agar tidak meruhikan sebelah pihak.

Baca Juga:  TMMD 108 Kodim 0807 Tulungagung, Warga Tetap Ikuti Protokol Kesehatan Dalam Bekerja

“Kami tera ulang agar saling kepercayaan antara pembeli dan pedagang terjaga, dan untuk menghindari kecurangan, untuk tera ulang semua gratis, kecuañi timbangan milik pedagang rusak, dan perlu perbaikan, kita kenakan biaya maksimal Rp 30.000” tegas Noor Aly.

Tak hanya di Pasar Ketapang, tera ulang timbangan pedagang ini akan dilakukan ke seluruh pedagang pasar di seluruh pasar tradisional di Kota probolinggo, agar pedagang dapat mengembalikan rasa percaya konsumen jelang bulan suci Ramadhan.

Kunjungi Juga

APELLTI dan 5 LSM Minta Lelang PT Kertas Leces Dibatalkan atau Dikaji Diulang

Probolinggo – Asosiasi Pengusaha Limbah Dan Logam Tua Indonesia (APELLTI), dan 5 LSM (Lembaga Swadaya …

Pemerintah Kota Probolinggo Lounching Core Values ASN BerAKHLAK

Probolinggo – Tingkatkan SDM dilingkungan ASN (Aparatur Sipil Negara) di Republik Indonesia, para pejabat OPD …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *