Categories: News

Seminggu Jelang Ramadhan Pasokan Beras Makin Banyak dan Harga Terus Turun

Seminggu Jelang Ramadhan Pasokan Beras Makin Banyak dan Harga Terus Turun

Jakarta – Seminggu menjelang Ramadhan pasokan beras untuk wilayah Jakarta dinilai cukup aman setelah pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah beras. Dengan ketersediaan, harga beras pun terus berangsur-angsur mengalami penurunan.

Seperti di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, pasokan beras di beberapa agen terlihat sudah mulai cukup banyak. Hal itu juga diketahui setelah beberapa wilayah sebagai pemasokan beras sudah panen.

Salah satu di Toko Beras Sri Rezeki di Jalan Tanah Pasir, Penjaringan, Jakarta Utara, disebutkan pasokan beras sudah cukup aman. Hal itu terjadi sejak beberapa hari belakangan ini.

“Pasokan beras sudah banyak karena memang dibeberapa wilayah sudah panen dan untuk harga sudah terjadi penurunan,” kata Gumai, pemilik toko beras, Minggu (3/3/2024).

Menurut Gumai, dirinya sendiri mendapatkan pasokan beras dari beberapa wilayah hingga kiriman dari pasar Induk Beras Cipinang. Dan karena pasokan yang semakin terjaga, sudah pasti akan mempengaruhi harga jual yang terus mengalami penurunan.

Untuk saat ini beras premium ada yang dijual dengan kisaran harga Rp12.500 sampai Rp15.000. Begitu juga beras medium yang harganya terus mengalami penurunan,” ujar Gumai.

Sementara itu, ditoko beras Alam Sejahtera, harga beras juga terus turun setelah pasokan terus datang dari beberapa wilayah. Mereka sendiri, terus mendapat kiriman beras dari wilayah Karawang dan Pasar Induk Beras Cipinang.

“Kami juga siapkan beras dari Bulog yang bisa menjadi pilihan bagi masyarakat,” kata Sofyan, pemili toko beras.

Sofyan juga mengatakan, pihaknya berharap menjelang bulan Ramadan ini pasokan beras terus melimpah seiring dengan banyaknya yang panen. Dengan begitu, masyarakat tak perlu lagi khawatir dengan kelangkaan beras yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Kita juga yang bingung kalau beras langka, selain barang sulit didapat keuntungan juga tipis karena kalau kita jual tinggi daya belinya berkurang,” tutup Sofya.

(Wahyuni Adina Putri)

Wahyuni Adina Putri

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

16 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

16 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

17 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

19 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago