Banyumas – Belajar sambil bermain menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak TK Pertiwi Panusupan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Dalam kegiatan outing class bertema tanaman hidroponik yang digelar di kebun melon milik Tarwin di Dusun Karangkemiri, Desa Panusupan, anak-anak diajak belajar langsung cara menanam hingga memanen buah melon.
Dengan wajah ceria dan penuh semangat, para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahap kegiatan. Sebelum praktik dimulai, para guru memberikan pengarahan dan pengenalan tentang proses menanam melon secara hidroponik — mulai dari penyemaian, penanaman di media air, hingga perawatan tanaman sampai berbuah.
“Kegiatan outing class ini bertujuan agar anak-anak belajar langsung di tempatnya, supaya mereka lebih paham mengenai tanaman hidroponik. Mereka juga belajar membuat jus bersama-sama,” ujar Siti Rohima, Kepala TK Pertiwi Panusupan, saat ditemui di lokasi, pada Rabu (05/11/2025).
Menurutnya, pengalaman belajar seperti ini memberi pemahaman nyata kepada anak-anak bahwa tanaman bisa tumbuh subur meski tanpa tanah. Selain belajar menanam, kegiatan ini juga melatih kemandirian, kerjasama, dan rasa ingin tahu anak-anak terhadap dunia pertanian modern.
Usai memanen buah melon yang sudah matang, anak-anak membawa hasil panennya ke sebuah gubug di dekat kebun. Di sana, mereka bersama para guru belajar mengolah hasil panen menjadi jus melon segar. Suasana riang penuh tawa terdengar saat mereka menuang, mencampur, dan mencicipi jus buatan sendiri.
“Tadi menanam melon, terus memetik melon, bikin jus. Jusnya manis, enak banget! Senang main ke sini!” kata Sanum, salah satu siswi TK, dengan wajah gembira.
Kegiatan belajar di luar kelas seperti ini, menurut pihak sekolah, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap alam serta mengenalkan mereka pada teknologi pertanian hidroponik yang ramah lingkungan.
Sementara itu, Tarwin, pemilik kebun melon hidroponik, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia mengatakan kebunnya kini juga berfungsi sebagai tempat wisata edukasi bagi pelajar dari berbagai daerah.
“Kita terbuka untuk umum. Semua yang datang ke sini kita ajari dari awal sampai akhir cara menanam. Dalam sehari bisa sampai lima sampai sepuluh kelompok datang. Harapannya, kebun ini bisa memberi manfaat bagi petani sekitar agar lebih maju dan modern,” ujarnya.
Dari kegiatan sederhana ini, anak-anak TK Pertiwi Panusupan tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan. Belajar menanam, memetik, hingga membuat jus sendiri menjadi cara efektif menumbuhkan semangat belajar sekaligus kecintaan pada hasil pertanian Indonesia.
Probolinggo - Aksi kejar-kejaran layaknya film laga terjadi di ruas Jalan Tol Probolinggo–Surabaya. Anggota Patroli…
Pangkajene dan Kepulauan, 30 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan resmi melantik sejumlah…
Pangkajene dan Kepulauan, 30 Januari 2026 , Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan resmi melantik sejumlah…
Manis Berbuah Sepanjang Musim, Sawo Mentega Jadi Sumber Cuan Petani Banyumas Banyumas - Petani sawo…
Akademisi Nilai Reposisi Polri Harus Jaga Fungsi Penegakan Hukum dan Pelayanan Publik Jakarta - Akademisi…
Probolinggo - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo kembali menggelar operasi penertiban peredaran…