Keluarga Pasien Covid-19 Dimintai Uang Rp3 Juta oleh Petugas Kamar Jenazah di RSUD Mojokerto. (ilustrasi: AFP)
Keluarga Pasien Covid-19 Dimintai Uang Rp3 Juta oleh Petugas Kamar Jenazah di RSUD Mojokerto. (ilustrasi: AFP)

Keluarga Pasien Covid-19 Dimintai Uang Rp3 Juta oleh Petugas Kamar Jenazah di RSUD Mojokerto

eportal.id, Mojokerto – Beredar sebuah video yang kembali membuat jagat maya ramai. Kali ini video tentang pembicaraan mengenai pembayaran pemulasaran jenazah korban covid-19.

Pembicaraan yang melibatkan beberapa orang diduga petugas kamar jenazah dengan keluarga jenazah korban corona.

Video ini diunggah di sosial media Facebook dengan akun Evin Prasetya pada Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dalam unggahannya, Evin turut mengunggah satu video lain yang berisi percakapan antara keluarga jenazah dan petugas kasir rumah sakit.

Tak hanya itu, ia pun menyisipkan dua foto lain yaitu foto nota pembayaran sebesar Rp.3 juta yang ditulis dengan tulisan tangan. Serta foto seorang diduga petugas kamar jenazah yang memegang uang.

Tak lupa Evin Prasetya juga membubuhi keterangan pada video dan foto unggahannya tersebut.

Keluarga pasien Covid-19 dimintai uang Rp3 juta oleh petugas kamar jenazah di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Mojokerto sebagai biaya pemulasaraan jenazah pasien.kalo tidak ada uang jenazah tidak akan bisa di makamkan #Pungli”

Dalam video terdengar percakapan mengenai pembayaran untuk penanganan jenazah. Dimana petugas kamar jenazah meminta ke keluarga jenazah untuk membayarkan uang sebesar Rp3 juta.

Sementara itu Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudirohusodo, Mojokerto, Jawa Timur, menegaskan, masalah video petugasnya meminta biaya Rp 3 juta untuk pemulasaraan jenazah PDP corona telah selesai.

Baca Juga:  Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularan Virus Corona

Direktur RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Sugeng Mulyadi mengatakan, masalah tersebut dipicu salah paham.

“Untuk masalah ini, kami sudah selesaikan dan berikan penjelasan kepada pihak keluarga pasien. Insya Allah sudah clear,” jelasnya.

Menurut Sugeng, masalah itu muncul karena petugas rumah sakit yang menangani jenazah pasien itu memakai aturan lama.

Padahal, dalam aturan telah dijelaskan bahwa biaya pemulasaraan jenazah PDP bisa diklaim.

Selain kesalahpahaman petugas, pertengkaran itu juga terjadi karena pihak keluarga tak kuasa mengontrol emosi.

Uang sebesar Rp 3 juta itu hanya sebagai jaminan dan telah dikembalikan ke pihak keluarga pasien.

Berikut ini video keluarga pasien Covid-19 dimintai uang Rp3 juta oleh petugas kamar jenazah di RSUD Mojokerto

(rnd)

Kunjungi Juga

33 Pasien Corona Sembuh Setelah Minum Jus Mengkudu di Makassar. (foto: istimewa)

33 Pasien Corona Sembuh Setelah Minum Jus Mengkudu di Makassar

eportal.id, Makassar – Jus buah mengkudu diklaim telah membantu penyembuhan 33 pasien Covid-19 di Makassar, Sulawesi …

Isolasi 14 Hari, Semua Warga Serokadan yang Positif Corona Sembuh

Isolasi 14 Hari, Semua Warga Serokadan yang Positif Corona Sembuh

eportal.id, Bangli – Tak terasa 14 hari sudah sebanyak 2.640 warga Banjar Serokadan, Desa Abuan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *