Kembali Pemkot Probolinggo Melalui Dispopar Luncurkan Program Layanan Desita dan Nanik

Probolinggo – Gebrakan di Hari Jadi Kota Probolinggo ke 662 Pemerintah Kota Probolinggo, melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) meluncurkan program Integrasi Layanan Destinasi Wisata dan Pelayanan Publik (Desita dan Nanik). Selasa (7/9/2021).
Program ini diluncurkan pada Minggu (5/9) kemarin, di TWSL (Taman Wisata Studi Lingkungan), oleh Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo, merupakan Inovasi Pemkot Probolinggo melalui Dispopar yang berkolaborasi dengan OPD terkait dalam upaya untuk memajukan pelayanan publik.
Kepala Dispopar Kota Probolinggo, Ir Budi Krisyanto mengatakan, bahwa atas kebijakan Wali Kota Probolinggo pada 2-3 tahun terakhir ini dalam rangka memajukan pelayanan publik salah satunya dengan diresmikannya mall pelayanan publik sehingga indeks pelayanan publik terakhir kota Probolinggo meraih kurang lebih nilai 83, dan angka tersebut menjadi suatu kebanggaan karena indexs pelayanan publik di Kota Probolinggo terus meningkat.
Disisi lain, kata Ir Budi Krisyanto, upaya pemerintah kota Probolinggo menjadikan tema pembangunan di tahun 2021, dan tahun 2022 adalah mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak pemulihan perekonomian.
“Dua hal ini kami mencoba untuk melengkapi dimasa pandemi COVID-19, ini karena pesan Bapak Wali Kota dimasa pandemi boleh terjadi namun inovasi dan kreasi tetap harus dilakukan. Oleh karenanya kami bersama rekan rekan kepala OPD menginisiasi untuk bisa melengkapi peringatan Hari Jadi ke-662 ini dengan memunculkan integrasi layanan Destinasi Wisata dan Pelayanan Publik” ujar Budi Kris, saat dikonfirmasi awak media.
Dijelaskannya, maksud dan tujuannya integrasi layanan publik ini adalah mempromosikan destinasi wisata di kota Probolinggo kedepan dalam rangka mempercepat perolehan angka kunjungan wisata. Kemudian meningkatkan indeks kepuasan masyarakat serta pelayanan publik. Kemudian juga dalam rangka meningkatkan peran pelaku usaha di sekitar destinasi wisata bisa bertumbuh dan menyerap tenaga kerja serta mampu memperbaiki taraf kehidupan masyarakat.
Kegiatan integrasi layanan publik di destinasi wisata ini dipersiapkan sesuai dengan kondisi yang ada dirancang untuk diselenggarakan di destinasi wisata satu bulan sekali. Kemudian bentuk layanan publik adalah masing-masing layanan OPD, yaitu ada 11 OPD yang memberikan pelayanan. Bahwa rancangan integrasi destinasi wisata dan layanan publik ini untuk sementara di tiga tempat, yaitu di Museum Rasulullah, Pantai Permata dan Taman Wisata Study Lingkungan (TWSL). Adapun 11 OPD nanti diatur bergiliran sesuai dengan jadwal yang disepakati.
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin pun sangat mengapresiasi program yang oleh Dispopar diberi nama Desita dan Nanik tersebut.
Saya mengapresiasi program Desita dan Nanik di launching ditempat wisata seperti ini. Nanti saya minta adanya sebuah jadwal yang mana ada pelayanan di TWSL, ada pelayanan di Pantai Permata dan lain lainnya, sehingga masyarakat bisa mengetahui agenda agenda ada pelayanan publik seperti ini, kata Wali Kota mengawali sambutannya.
“Launching pelayanan publik seperti ini untuk mempermudah masyarakat sambil menikmati suasana yang ada. Mudah mudahan ini betul betul bermanfaat, kita launching program ini tapi tempatnya berpindah pindah sesuai dengan jadwal yang nantinya akan dijadwalkan,” tegas Habib Hadi.
Tadi saya tanya, apakah launching ini disini tempatnya? Bukan, launching ini hanya launching programnya, pindah pindah tempatnya sesuai dengan agenda. Karena di kota Probolinggo sudah ada mall pelayanan publik yang memang melayani setiap hari. Tapi ditempat wisata ini supaya lebih ada suasana yang berbeda sehingga kita bisa melayani dengan baik semuanya, ujar Habib Hadi, sapaan akrab wali kota Probolinggo ini.
Meskipun ditengah pandemi COVID-19, inovasi dan terobosan seperti ini saya apresiasi. Karena ini adalah bentuk komitmen, kita harus berupaya melakukan hal-hal yang terbaru sehingga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat kota Probolinggo.
Layanan Destinasi Wisata dan Integrasi ini suatu hal baru, kita launching karena ini perdana, kita promosikan suatu bentuk kolaborasi antara OPD terkait untuk bekerja sama dengan tempat tempat destinasi wisata.
“Jadi saya berharap terobosan ini dapat memantik kembali api gratifitas disektor pelayanan publik, pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi di kota Probolinggo,” tambah Habib Hadi, saat dikonfirmasi.
Wali Kota jelaskan, program Desita dan Nanik ini Dispopar bekerjasama dengan destinasi wisata lainnya, tempat tempat itu seperti TWSL, Pantai Permata, tidak menutup kemungkinan akan kita kembangkan ke semua sektor.
Karena kita berharap pelayanan kepada masyarakat ada nuansa yang baru yang membuat masyarakat lebih nyaman terlayani sehingga tidak perlu kesatu titik yang terjadi antrean yang panjang. Sehingga dengan adanya terobosan inovasi seperti ini nanti berpindah pindah, agendanya akan kita publikasi.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah kota Probolinggo untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan sesuai dengan kebutuhannya,” jelas Walikota Probolinggo.
Program Desita dan Nainik yang ada di TWSL ini ada 8 (delapan) OPD, diantaranya Dispendukcapil (Pengurusan akte kelahiran, akte kematian, E-KTP, KIA). Terus ada lagi dari Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, dari Dinkes, dari Dinsos, dari DPPKAD dan dari DKUPP.
“Ini sebagi bentuk kolaborasi untuk menyempurnakan, sehingga tempat destinasi wisata ini bukan hanya memberikan edukasi wisata alam dan lain lainnya, tetapi ada suatu kolaborasi pelayanan yang terpadu. Sehingga ini menjadikan harapan baru untuk kota Probolinggo kedepan menjadi kota Probolinggo yang Hebat Dan Handal’ Itu yang paling penting,” tandas orang nomor satu di kota Probolinggo ini.
Wali Kota tegaskan, target kedepan pemerintah harus lebih dekat dengan masyarakat, pemerintah harus mempermudah kebutuhan masyarakat, dan pemerintah harus siap melayani kebutuhan masyarakat.



Kunjungi Juga

Ratusan Pemulung dan Tuna Wisma Divaksin Di TPA Oleh Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota

Probolinggo – Ratusan pemulung, tuna wisma dan warga sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dilakukan vaksin …

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi Pemkot Probolinggo Bersama KPK Gelar Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi

Probolinggo – Antisipasi melanggar tindak pidana korupsi dan grativiikasi Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *