Kemunculan Kawanan Hiu Tutul Di Perairan Probolinggo, Pihak BKSDA Bukan Untuk Tontonan Dan Akan Menghalau Ke Tengah Laut

Probolinggo – Kemunculan kawanan hiu tutul di sepanjang perairan pantai utara Probolinggo, sejak 2 pekan ini, pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Seksi VI Probolinggo, bukan untuk ditonton.
“Kemunculan koloni Whale Shark, bukan untuk menjadi tontonan, dan seharusnya di halau ke tengah oleh pihak – pihak terkait, agar hewan dilindungi tidak terluka oleh aktifitas kapal para nelayan, dan transportasi laut, nanti kita akan koordinasi dengan pihak otoritas pelabuhan dan Pol Air” ujar Kepala Seksi Wilayah VI BKSDA Probolinggo, Mamat Ruhimat, saat dihubungi. Minggu (3/1/2021).
Koloni hiu tutul migrasi dari pwrairan Australia ke laut utara Jawa, untuk mencari makanan Plakton dan air laut yang bersuhu hangat, diperkirakan ada ratusan Whale Shark berbagai macam ukuran mulai dari 2 meter hingga 8 meter, yang saat ini tersebar di laut Jawa.
Karena hewan mamalia laut yang bernama latin ‘Rhicondon Typus’ termasuk hewan dilindungi, dan terancam punah, kalau tidak di halau ketengah ditakutkan terdampar dan mati.
“Hiu Tutul bukan untuk dijadikan tontonan, dan hewan ini dilindungi, jika ada yang sengaja melukai atau membunuh, terancam hukuman penjara, jadi sebaiknya jangan di jadikan alat untuk menjadi destinasi wisata, karena keberadaan mulai terancam punah” jelas Mamat.
AKP Slamet Prayitno, Kasatpol Air Polres Probolinggo, sejak kemunculan kawanan hiu tutul di perairan Probolinggo, selalu melakukan patroli laut dan memberikan himbauan ke nelayan, jika melihat kawanan hiu tutul untuk menghindar, dan jangan melukai, rencananya pihaknya bersama BKSDA, akan melakukan pemantauan kondisi kawanan hiu tutul, dan akan menghalau ke tengah laut, untuk lebih aman.
“Satuan Polisi Air Polres Probolinggo akan bekerjasama dengan pihak otoritas pelabuhan dan BKSDA, untuk melakukan patroli untuk melihat kondisi kawanan hiu tutul di perairan pantai utara Probolinggo, untuk menghalau ke tengah laut, agar tidak terluka dengan aktifitas nelayan saat mencari ikan dan bongkar muat di 3 pelabuhan yang ada di Kota Probolinggo” tegas AKP Slamet.

Kunjungi Juga

APELLTI dan 5 LSM Minta Lelang PT Kertas Leces Dibatalkan atau Dikaji Diulang

Probolinggo – Asosiasi Pengusaha Limbah Dan Logam Tua Indonesia (APELLTI), dan 5 LSM (Lembaga Swadaya …

Pemerintah Kota Probolinggo Lounching Core Values ASN BerAKHLAK

Probolinggo – Tingkatkan SDM dilingkungan ASN (Aparatur Sipil Negara) di Republik Indonesia, para pejabat OPD …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *