Ketua DPC PKB Probolinggo, Sekaligus Rival Pilkada Prihatin Penangkapan Bupati dan Suami Serta Sejumlah ASN

Probolinggo – Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, yang juga pernah menjadi rival Bupati incumbent Puput Tantriana Sari pada Pilkada 2018, akhirnya angkat bicara soal penangkapan Bupati Probolinggo berserta suami Hasan Aminuddin, serta sejumlah staf ASN kasus dugaan jual beli jabatan penjabat kepala desa. Minggu (5/9/2021).

Operasi tangkap tangan yang dilakukan petugas anti rasuah di kediaman pribadi Bupati Probolinggo, dan suaminya yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi 4 DPR RI, membuat warga Kabupaten Probolinggo, sebagian senang atas runtuhnya dinasti Hasan Aminudin ini.

Malik Haramain, Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, akhirnya angkat bicara atas penangkapan bupati dan suaminya oleh KPK, atas kasus dugaan jual beli jabatan pemilihan kepala desa yang ditunda hingga tahun 2022 mendatang.

Baca Juga:  Candi Sumberawan Dalam Kacamata Historis

Malik, sendiri merupakan rival bupati incumbent pada periode dua tahun 2018 lalu, Malik Haramain kalah dalam pertarungan saat pilkada dan akhirnya kembali memutuskan kembali berpolitik melalui Partai Kebangkitan Bangsa.

Mantan anggota DPR RI dari Partai PKB, sangat menyayangkan kasus yang membelit pemimpin daerah di tambah anggota DPR RI, meminta masyarakat bersabar jangan saling menghujat, pasrahkan dan sambil menunggu proses penyidikan KPK.

“Terkait penangkapan Bupati Probolinggo dan suaminya, merupakan musibah, mari masyarakat terus bangkit dan bersabar tidak boleh saling menghujat, biarkan petugas dan tunggu proses hukum yang dilakukan oleh KPK” tegas Malik, saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui, Puput Tantriana Sari, merupakan Bupati Probolinggo 2 periode yang juga istri Hasan Aminuddin, yang juga pernah menjabat Bupati Probolinggo 2 periode juga, sebelum menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem.

Baca Juga:  Warga Parepare Panjat Pagar Masjid Demi Sholat Berjamaah, Dua Positif Covid-19

Kasus dugaan jual beli jabatan penjabat kepala desa membuat pasangan suami istri ini harus berhadapan dengan hukum, sekaligus menandakan runtuhnya politik dinasti di kabupaten selama 18 tahun ini.

Malik Haramain, juga berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban agar jalannya pemerintahan yang dipimpin Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko, berjalan lancar dan terus berkembang.

Kunjungi Juga

MTQ Bone Diwarnai Panggung Dangdutan Pameran UMKM Tuai Protes

MTQ Bone Diwarnai Panggung Dangdutan Pameran UMKM Tuai Protes

Bone – Sebuah video menjadi viral dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Tayangan di dalam rekaman …

Tega, Perempuan Cantik Curi Uang dan Rokok Dagangan Nenek Terekam CCTV di Kota Probolinggo

Probolinggo – Tega, seorang perempuan cantik terekam kamera CCTV, mencuri rokok dan uang hasil dagangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *