Aksi tersebut terbagi dalam empat zona dengan melibatkan lebih dari 650 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Puslatsus Marinir, Kodim, Satpol PP, Pramuka, Mitra Lingkungan, BPBD, DLH Jatim, DLH Kota Probolinggo, komunitas Relawan Kali Banger, Muslimat NU, mahasiswa, hingga warga setempat.
Sepanjang 1,6 km bantaran sungai, para peserta bersama Gubernur Khofifah memungut, memilah, dan menimbang sampah organik maupun anorganik. Hasilnya kemudian dicatat oleh Tim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim. Peserta dengan pengumpulan sampah terbanyak mendapat apresiasi berupa hadiah dari mitra acara.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan sehat dan lestari. Hal itu sejalan dengan tema WCD Indonesia 2025: Menuju Indonesia Bersih 2029.
“World Clean Up Day 2025 sejalan dengan target RPJMN, bagaimana di tahun 2029 Indonesia sudah bersih dari sampah. Maka tahun itu diharapkan 100 persen sampah sudah harus terkelola,” ujar Khofifah.
Menurutnya, target tahunan sangat penting untuk memastikan visi tersebut tercapai. Ia mencontohkan, pada 2026 pengelolaan sampah ditargetkan minimal 60 persen, 2027 sebesar 70 persen, dan 2028 mencapai 80 persen, sebelum akhirnya 100 persen pada 2029.
Meski demikian, mantan Menteri Sosial RI itu menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada komitmen bersama.
“Indonesia Bersih dimulai dari lapisan terkecil masyarakat. Insya Allah bisa terwujud jika semua elemen mendukung, bersinergi, dan berkolaborasi,” tegasnya.
Selain aksi bersih sungai, Gubernur Khofifah juga menyerahkan secara simbolis 10 unit dropbox sampah berkapasitas 240 liter kepada warga, serta menanam pohon pule setinggi 10 meter bersama Wali Kota Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, dan para kepala dinas Pemprov Jatim.
Sebagai informasi, WCD Indonesia 2025 berlangsung mulai 15 September hingga 15 Oktober dengan partisipasi kabupaten/kota di Jawa Timur melalui kegiatan gotong royong sesuai kondisi masing-masing daerah.
Acara di Probolinggo turut dihadiri oleh Plt. Kepala DLH Provinsi Jatim Nurkholis, Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, serta jajaran kepala dinas Pemprov Jatim.
Pemilik Lahan Geruduk Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Tuntut Dinas SDA DKI Bayar Ganti Rugi…
Kapolres Kepulauan Seribu Bersama Forkopimkab Laksanakan Kerja Bakti dan Penanaman Mangrove di Pulau Tidung Kecil…
Fakta Radar dan Cuaca Terkuak di Kasus Tabrakan Kapal di Banten Jakarta - Berbagai fakta…
Polisi Tangkap Dua Pelaku Ranmor di Pademangan Jakarta - Dua orang pelaku pencurian motor terekam…
Eksepsi Tidak Diterima, Penasehat Hukum Tiga Terdakwa Nyatakan Keberatan atas Putusan Sela Purwokerto — Majelis…
Probolinggo - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo melaksanakan…