Kolaborasi TNI dan Warga Dalam Pembangunan di Malang

Malang – Mushola yang terletak di Dusun Sayang, Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, sudah berlangsung dua minggu, dan perubahan wujud bangunan sudah terlihat jelas. Sabtu (18/9/2021). Menurut Danramil Ngantang, Kapten Arh Jumawi, pembangunan Mushola Al Ikhlas dimasukkan program fisik berdasarkan usulan warga setempat. Dasar itu mengacu kondisi bangunan yang rusak berat pada bagian atap dan tembok, serta faktor usia. Pembangunannya merujuk gotongroyong antara TNI dengan warga setempat, dalam artian tenaga kerja yang dikerahkan untuk mencapai target batasan waktu. Perubahan bangunan bisa dikatakan berubah 100% dari wujud aslinya, dan secara garis besar, kondisi atap maupun tembok tidak lagi merunut bangunan lama. “Mushola ini berubah total dari awalnya, jadi tidak lagi bentuknya sama seperti dulu. Tembok, atap, semua berubah, tidak lagi menggunakan bangunan sebelumnya”. Dari keterangan Siyono, Ketua RT 10 RW 03, dari kapasitas awal 40an jamaah, berubah 80an jamaah, dalam artian dua kali lipat lebih besar kapasitasnya. Perubahan kapasitas tersebut disebabkan mengacu ukuran panjang lebar bangunan. Selain kapasitas, fasilitas lainnya ikut berubah, dab ukurannya mengikuti luas pembangunan. Sedangkan saluran air dan listrik dirubah menyesuaikan kondisi bangunan, sedangkan pintu masuk keluar jamaah, dipastikan tidak ada perubahan. “Yang tadinya setiap hujan ada yang bocor, nanti tidak lagi, kalau bangunan susah jadi. Ini sudah mencapai sekitar 50% bakal rampung. Dua mingguan sudah bisa dinyatakan selesai”. Parno, warga setempat, menjelaskan, bangunan sebenarnya sudah mengalami rusak berat sekitar 3 tahunan. Namun, karena tidak adanya biaya yang memadai, upaya pembangunan terhenti sejenak. Upaya baru dilakukan, setelah pembangunan Mushola dimasukkan dalam program fisik, dan dari sinilah kesepakatan antar warga untuk bergotongroyong terjadwal menyesuaikan perencanaan hingga target waktu.¬† “Ini sudah kesepakatan warga untuk bergotongroyong bersama TNI membangun Mushola dari awal sampai akhir. Jadwalnya kita menyesuaikan saja, yang penting seluruh material bangunan bisa sesuai kebutuhan”. Kapten Chb Shodik dari Pendam V Brawijaya melaporkan dari lokasi TMMD ke-112 di wilayah Kodim 0818, secara keseluruhan pembangunan berlangsung lancar sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Demikian juga ukuran maupun material bangunan sudah sesuai perencanaan. (dodik)

Kunjungi Juga

Launching Gerai Vaksin Drive Thru, Kapolres Probolinggo: Program Unggulan dan Akselerasi Vaksinasi

Probolinggo – Polres Probolinggo kembali membuat inovasi untuk mendukung percepatan vaksinasi dengan Gerai Vaksin Presisi …

Hari Santri Nasional VII Pegawai Pemkot Probolinggo 8 Hari Bersarung Dan Berjilbab

Probolinggo – Ada pemandangan unik seperti di suasana pondok pesantren di Hari Santri Nasional ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *