KONI Kota Probolinggo Bikin Galeri Sang Maestro Untuk Memberi Semangat Atlit Dan Edukasi Ke Masyarakat

Probolinggo – Galeri Maestro Olah Raga dibuat oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Probolinggo, untuk mengenang perjuangan para atlit olah raga saat membawa prestasinya, galeri ini juga untuk meningkatkan geliat para atlit agar juga bisa mencontoh untuk berprestasi juga. Jumat (10/9/2021).
Galeri sang maestro dibuat bersamaan dengan Haornas (Hari Olahraga Nasional), yang jatuh pada tanggal 9 September 2021 kemarin, KONI Cabang Kota Probolinggo, berharap bisa dilihat para generasi muda dan para atlit – atlit untuk giat dan semangat berlatih untuk bisa menjadi atlit berprestasi kebanggaan Kota Probolinggo.
Barang – barang peninggalan para atlit prestasi disimpan di galeri bertempat di GOR (Gedung Olah Raga) Mastrib, di jalan raya Mastrib, Kelurahan Kedupok, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, bisa dilihat oleh warga dan mengajak anak – anak untuk edukasi ke putra – putrinya agar bisa belajar dan bisa memberi semangat untuk belajar menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi.
Barang yang tersimpan di galeri olah raga, seperti sarung tinju, berbagai medali kejuaraan dari berbagai cabang olah raga, yang diraih petinju amatir yang selalu menjadi juara dalam setiap kejuaraan PON (Pekan Olahraga Nasional), juga ada dari atlit Catur, Bulu Tangkis, Sepak Bola, Sepak Takraw dan Atletik, dan cabang olah raga Anggar dipamerkan di galeri yang digagas KONI Cabang Kota Probolinggo.
Medali yang diraih para mantan atlit berprestasi dari ajang perlombaan mulai tingkat lokal, Se Jatim hingga Nasional, dan tingkat Asia dari Timnas Sepak Bola di piala Asia Junior, dipajang di galeri tersebut.
Susiyadi mantan petinju amatir, rela menghibahkan perlengkapan olah raga miliknya untuk dipajang di galeri ini, untuk mengetahui perjuangan para atlit jaman dulu untuk meraih kemenangan saat bertanding sangat tidak mudah perlu perjuangan estra keras agar bisa meraih kemenangan, sering berlatih membuat pukulannya bisa menumbangkan lawannya.
“Kami hibahkan semua bekas peralatan olah raga tinjunya, untuk memberi edukasi susahnya saat meraih kemenangan dan membawa trophi kemenangan, perlu estra keras untuk berlatih, semoga atlit juniornya bisa mencontoh perjuangan dan memberikan semangat ke para atlit di senua cabang olah raga kedepannya” ujar Susiadi, saat dikonfirmasi awak media.
Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo, semoga dengan berdirinya galeri olah raga milik mantan atlit berprestasi asal Kota Probolinggo, nosa dilhat para generasi bangsa dan atlit – atlit pemula untuk memberi semangat berlatih untuk membawa nama harum kota kelahirannya seperti atlit yang barangnya ada digaleri sang Maestro, kami berharap minim 3 emas atau maksimal 5 medali emas di ajang PON di Papua akan datang.
“Semoga berdirinya galeri sang Maestro, di GOR Mastrib, bisa memberi semangat baru ke para atlit junior untuk berlatih untuk menjadi sang juara, baik di ajang pertandingan tingkat Jawa Timur maupun di ajang tingkat Nasional, apalagi bisa membawa nama harum bangsa, itu harapan dan doa dari kami untuk para atlit asal Kota Probolinggo” tegas Habib Hadi, saat ditemui eportal.id.
Harapan dari KONI Jawa Timur, target untuk atlit Jawa Timur bisa meraih 163 medali emas di PON XX di Papua, untuk KONI Kota Probolinggo harapan target minim 3 medali emas dan maksimal 10 medali emas dari cabang olah raga yang diberangkatkan untuk bertarung di PON XX di Papua nanti.


Kunjungi Juga

Ratusan Pemulung dan Tuna Wisma Divaksin Di TPA Oleh Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota

Probolinggo – Ratusan pemulung, tuna wisma dan warga sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dilakukan vaksin …

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi Pemkot Probolinggo Bersama KPK Gelar Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi

Probolinggo – Antisipasi melanggar tindak pidana korupsi dan grativiikasi Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *