KPK Kembali Periksa 13 Saksi Kasus Gratifikasi Dan TPPU Tersangka Bupati Probolinggo Di Mapolres Probolinggo Kota

Probolinggo – KPK terus melakukan penyelidikan kasus dari tersangka Bupati Probolinggo (Puput Tantriana Sari) dan suaminya Hasan Aminudin, yang kena OTT KPK pada Senin dini hari tanggal (30/8), kasus jual beli jabatan Pj Kades.

Hasil pengembangan dari penggeledahan dan pemeriksaan, tersangka PTS dan HA, oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Republik Indonesia, keduanya ditetapkan dengan kasus seleksi jabatan dilingkungan Pemkab Probolinggo dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

Hari ini kembali KPK panggil ke Polres Probolinggo Kota, 13 saksi untuk dilakukan pemeriksaan saksi Tindak Pidana Korupsi (TPK), terkait seleksi jabatan dilingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2021, dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk tersangka Puput Tanriana Sari. Kamis (21/10/2021).

Baca Juga:  Gunung Anak Krakatau Erupsi, Tinggi Kolom Abu 657 Meter, Status Waspada

13 Saksi – saksi yang diperiksa penyidik KPK, yakni: Agus Setijono (Sekretaris Dinas Dukcapil Pemerintah Kabupaten Probolinggo), Gandhi Hartoyo (Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo), Yudhi Wibowo (Kabag Administrasi PDAM Kabupaten Probolinggo), Yusiana EFK (Anggota Sistem Pengawasan Internal PDAM Kabupaten Probolinggo), Edy Suryanto (Kadis Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Pemerintah Kabupaten Probolinggo), Abdul Ghofur (Camat Tongas), M Syarifuddin (Camat Leces), Ponirin (Camat Kraksaan), Puja (Camat Besuk), Rahmad Hidayanto (Camat Pajarakan), Imam Syafi,i (Camat Banyuanyar), Zulfikar Imawan (Ketum DPC Partai Nasdem Kota Probolinggo), Jeri Sulistyanto (Asisten Pemerintah Dan Kesra Setda Pemkab Probolinggo), Zamroni (Kepala Desa), Dharta Wira Kusuma (Swasta), Anang Kadarisman (Swasta), Yulika Anggraini (Swasta), Sugeng Basori (Swasta).

Baca Juga:  Jelang Ramadhan Gubernur Khofifah Kembali Imbau Imam dan Marbot Segera Vaksin Booster

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, melalui pesan Whatshaap, benar hari ini, Kamis (21/10/2021), penyidik KPK, memanggil 13 saksi ke Polres Probolinggo Kota, untuk dilakukan pemeriksaan, dalam kasus seleksi jabatan dilingkungan Pemkab Probolinggo, dugaan kasus Gratifikasi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) tersangka PTS dan HA.

“Penyidik KPK, hari Kamis (21/10), memanggil 13 saksi dalam kasus seleksi jual beli jabatan dilingkungan Pemkab Probolinggo, dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi, Gratifikasi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) tersangka PTS”, ujar Ali Fikri, dalam pesan Whatshaapnya.

Hingga saat ini, pihak dari lembaga anti rasuah, belum menetapkan tersangka baru kasus jual beli jabatan dilingkungan Pemkab Probolinggo, KPK hanya menetapkan 22 orang tersangka.

Kunjungi Juga

17 Orang Pengurus Baru Apersi Korwil Probolinggo Raya Resmi Dilantik

Probolinggo – Pelantikan Pengurus Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) Korwil Probolinggo Raya, …

Wapres Buka rakernas appsi di hotel discover Kartika Bali

Wapres Buka Rakernas Appsi di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali

Bali – Mengawali aktivitas hari pertama masuk kerja, setelah libur Idul Fitri, Wakil Presiden (Wapres) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *