Majukan Usaha UMKM/ IKM Menko PMK Republik Indonesia Buka Pameran Produk Lokal Di Kota Probolinggo

Probolinggo – Guna memperbaiki dan meningkatkan ekonomi kembali dari dampak pandemi COVID- 19, Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK), Muhadjir, melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah, salah satunya membuka gelar produk UMKM/ IKM di Kota Probolinggo.

Lokasinya di Graha Mulia Toserba, Jumat kemarin (29/10). Menko PMK Muhadjir meninjau produk display hasil produk lokal yang didampingi Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dan Ketua Dekranasda Aminah Hadi Zainal Abidin.

Gelaran produk UMKM/ IKM akan berlangsung selama 1 bulan, mulai tanggal 28 Oktober hingga 28 November 2021 mendatang.

Gelar produk UMKM/IKM melalui program bela beli produk lokal UMKM sebagai langkah pemerintah daerah, Pemrov Jatim, dan pemerintah pusat, untuk mendongkrak geliat perekonomian para pelaku UMKM/ IKM dan memperkenalkan di pangsa pasar lokal maupun pangsa pasar nasional, guna membangkitkan perekonomian usaha kecil menengah ke bawah.
Sekitar 100 pelaku UMKM/IKM dengan 300 produk lokal Kota Probolinggo yang akan mengisi pameran tersebut.
“Walaupun ada pembatasan-pembatasan untuk mencegah penularan COVID- 19 tetapi sektor usaha UMKM masih tetap bergerak. Bahkan ekspor produk UMKM di Kota Probolinggo, tetap berjalan tidak ada masalah, kita suport para pelaku usaha ini sudah memiliki kiat-kiat tertentu untuk tetap bisa survival di masa pandemi ini,” ujar Muhadjir, saat dikonfirmasi.
Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengapresiasi kebijakan yang dibuat oleh Wali Kota Probolinggo, terkait regulasi agar semua gerai atau supermarket membeli untuk dipasarkan dan memberikan tempat bagi produk-produk UMKM Kota Probolinggo.
Langkah Pemkot Probolinggo Ini, bisa dijadikan contoh bagi daerah lainnya. Keberpihakan seperti inilah yang dipentingkan karena untuk saat ini UMKM tidak bisa dilepas untuk bertarung secara bebas. Masih perlu ada proteksi dan afirmasi dari pemerintah daerah setempat untuk menghidupkan UMKM di daerah masing-masing.
“Sektor formal terutama industri besar baru menyerap sekitar 10 persen angkatan kerja, sehingga tanpa UMKM kebutuhan lapangan kerja kita sangat berat. Karena seiiring dengan pandemi ini kemungkinan ada penambahan pengangguran sekitar 2 jutaan. Ini suatu langkah yang bagus usaha-usaha besar mau memberikan space atau tempat bagi UMKM untuk memasarkan produknya,” tambah Muhadjir.
Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, melalui Dinas DKUPP Kota Probolinggo, ayo bekerja sama para pelaku usaha bisnis olahan baik kerajinan, olahan makanan dan minuman, bisa memberikan peluang untuk bisa memasarkan dan menjualkan baik di secara langsung maupun secara online, agar hasil UMKM dan IKM, bisa jalan dan terus berkembang, selain itu juga dari Pemkot Probolinggo juga akan membantu melalui program kerjasama dengan pihak swasta maupun dengan Pemerintah Provinsi Jatim, dan pemerintah pusat.
“pihaknya akan terus mensupport para pelaku UMKM/IKM Kota Probolinggo agar tetap bisa memasarkan produk-produknya, Ini adalah salah satu upaya menyiapkan dan memfasilitasi pemasaran UMKM, walaupun di tengah pandemi COVID- 19, UMKM masih bisa bergerak, melalui program bela dan beli produk UMKM kami sampaikan promosi ini baik melalui perangkat daerah, BUMN hingga keluar Kota Probolinggo. Harapannya UMKM di Kota Probolinggo bisa terus eksis tidak hanya secara online melalui digital marketing, juga bisa offline disini sekaligus sebagai sarana silahturahmi dan sharing dengan UMKM lainnya,” tegas Fitriawati, Kepala Dinas DKUPP Kota Probolinggo. Sabtu (30/10/2021).
Sementara itu salah satu UMKM batik dan makanan, Isaida Latifa, merasa senang karena omzetnya bertambah setelah produknya ikut pameran tampil di pusat perbelanjaan Graha Mulia Toserba ini.
“Alhamdulillah antusias sekali orang-orang yang datang kesini. Mulai kemarin (28/10) omzet penjualan sudah meningkat, walaupun belum sehari sudah dapat Rp 321 ribu. Biasanya tidak sampai segitu” jelas Latifa. (ADV).


Kunjungi Juga

Pembangunan Pasar Bayeman Ditinjau Langsung Oleh Satgas PEN Mabes Polri dan APIP Probolinggo

Probolinggo – Pekerjaan konstruksi pada Pasar Bayeman, Tongas Kab. Probolinggo ditinjau langsung oleh Satgas Percepatan …

Walikota Probolinggo Sosialisasikan 2 Perda di Kecamatan Mayangan

Probolinggo – Sosialisasi peraturan perundang-undangan tingkat kecamatan dibuka oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *