Masalah Pribadi Gedung Paud dan TK di Probolinggo Disegel Pemiliknya

Probolinggo – Selisih paham dan miss komunikasi, gedung taman belajar Paud Cerdik Ceria dan Taman Kanak – Kanak PKK Tunas Muda1, di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, disegel oleh pemilik tanah. Senin (21/2/2022).

Penutupan dan penyegelan gedung taman Paud dan Taman Kanak-Kanak tersebut, membuat aktifitas belajar anak usia dini dan taman kanak-kanak terganggu, dan pihak guru melakukan proses belajar mengajar di luar ruang gedung sekolah yang disegel H. Munawi, pemilik sah gedung Paud dan TK ini.

Penutupan dan penyegelan gedung Paud Cerdik Ceria dan Taman Kanak-Kanak PKK Tunas Muda1, membuat Pemerintah Desa Maron Kidul bersama Polsek Maron, melakukan mediasi di Kantor Desa Maron Kidul, antara pihak pendidikan anak usia dini (Paud) dan TK, dengan pemilik tanah atas nama H. Munawi, dari hasil mediasi itu, mereka sepakat untuk membuka segel penutupan Paud dan TK tersebut.

Baca Juga:  Kakek Renta Ditemukan Tewas Dipinggir Jalan Raya Pantura Probolinggo, Diduga Korban Tabrak Lari

Abdullah Said, warga Desa Maron Kidul, mengatakan kalau dirinya baru mendapatkan informasi dari beberapa wali murid tentang penyegelan tersebut pada minggu (20/2) malam kemarin, dan hari ini sudah kembali dibuka.

“Mendengar dari wali murid, kalau gedung Paud dan TK ditutup dan disegel oleh pemilik tanah, dan setelah mediasi oleh Forkopimka Maron, alhamdulillah hari ini sudah kembali dibuka sama pemilikmya, semoga tidak kembali masalah seperti ini” ujar Said, saat dikonfirmasi awak media.

Sugianto, Pj Kepala Desa Maron Kidul, mengatakan kalau kedua belak pihak antara H. Munawi pemilik tanah sama pihak sekolah sudah sepakat untuk membuka kembali segel tersebut, dari perkembangan mediasi, penutupan gedung Paud dan TK ternyata masalah pribadi dan tidak tidak ada kaitannya dengan pilkades kemarin.

Baca Juga:  Disaat Harga Cabe Mahal, Tanaman Cabe Rusak Petani Di Kota Probolinggo Mengeluh

“Masalah pribadi membuat gedung Paud Cerdik Ceria dan TK PKK Tunas Muda 1 di segel oleh pemiliknya, karena masalah pribadi dan salah paham antara pemilik tanah dan pihak sekolah Paud dan TK, miss kominikasi tidak ada kaitan dengan Pilkades” ujar Sugianto, saat dikonfirmasi.

Juga disampaikan oleh Kapolsek Maron, Iptu Samiran, usai mediasi tersebut, teryata kalau ada kesalahpahaman antara pemilik tanah H. Munawi dengan pihak sekolah, kesalahpahaman yang dimaksud tentang tidak dilibatkannya pemilik tanah Paud dan TK saat ada urusan sekolah.

Seperti adanya wisuda Paud dan TK, yang sama sekali tidak memberikan informasi pada pemilik tanah oleh pihak sekolah, termasuk juga tentang adanya pembangunan gedung yang tidak dikomunikasikan, sedangkan pemilik tanah punya hak karena tanah yang ditempati merupakan miliknya.

Baca Juga:  Putus Mata Rantai Penyebaran COVID-19, PT Berdikari Jaya Bersama Berikan 2 Wastafel Jumbo ke SDN Sumber Taman 2

“Sudah di mediasi di Balai Desa Maron Kidul, antara pihak sekolah dan pemilik tanah, penutupan masalah pribadi tidak ada kaitan dengan proses politik, sudah klir dan bangunan dibuka kembali, dan salah satu anak pemilik tanah akan membangun gedung Paud dan TK, agar aktifitas belajar mengajar lebih enak dan baik” tegas Iptu Samiran.

Saat mediasi itu sudah terjadi kesepakatan bahkan salah satu anak pemilik tanah, akan membantu pembangunan Paud Cerdik Ceria dan TK PKK Tunas Muda 1, yang nantinya dapat digunakan sebagai sarana belajar mengajar lebih baik.

Kunjungi Juga

Ajang Pencarian Bakat Golden Talent Hunt 2022

Ajang Pencarian Bakat Golden Talent Hunt 2022

GOLDEN TALENT HUNT hadir pada 80 titik di Nusantara. Mengajak seluruh element masyarakat untuk ikut …

Golden Talent Hunt 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *