Masjid Raya Al Jabbar Bandung Mirip Waterboom, Warganet: Astaghfirullah

Masjid Raya Al Jabbar Bandung Disebut Mirip Waterboom. (foto: eci/pasjabar)
Masjid Raya Al Jabbar Bandung Disebut Mirip Waterboom. (foto: eci/pasjabar)

Masjid Raya Al Jabbar Bandung Mirip Waterboom, Warganet: Astaghfirullah

Bandung – Masjid Raya Al Jabbar menjadi ikon baru Jawa Barat yang baru saja diresmikan disambut antusias warga. Masjid terbesar di Jawa Barat ini pun ramai dikunjungi warga.

Bacaan Lainnya

Namun tak sedikit di antaranya yang berperilaku kurang tepat kala berkunjung ke masjid yang didesain dan diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut.

Seperti diketahui, Masjid Raya Al Jabbar atau yang sering disebut masjid terapung Gedebage oleh warga sekitar yang baru saja diresmikan Jumat (30/12/2022) lalu langsung disambut antusias masyarakat.

Namun sangat disayangkan karena antusiasme warga yang datang ke mesjid Raya Al Jabbar ini kadang disertai tindakan yang kurang bijak.

Hal itu seperti dikutip dari video singkat yang diunggah akun TikTok @kelpshaake. Dalam video tersebut terlihat sejumlah kolam yang menghiasi beberapa sudut masjid justru dimanfaatkan untuk mandi.

Tampak sejumlah anak-anak asyik bermain di kolam di kawasan masjid yang airnya keruh. Sementara pengunjung tanpa asyik menikmati keindahan masjid.

Dalam video unggahannya, akun @kelpshaake juga memberikan keterangan berbunyi, “Ini masjid atau waterboom sihh??” tulis narasi di video tersebut.

Tak pelak warganet pun ramai-ramai berkomentar. Nada komentarnya pun lebih cenderung sangat menyayangkan kejadian ini

“Astagfirullah,” tulis Bina.

“Kunaon ai wargi Bandung,” tulis Widi.

“Atuu gimana ini masa g ada peraturannya gitu g ada yang ngasih tau itu kan bukan buat renang,” kata Arlinda.

Diketahui masjid Raya Al Jabbar yang dibangun sejak 2017 memiliki sejarah panjang.

Masjid yang didesain Ridwan Kamil tersebut dibangun ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Di mana proses groundbreaking dilakukan ketika Gubernur Jabar masih dijabat oleh Ahmad Heryawan.

Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 25 hektare itu memiliki kapasitas sebanyak 30 ribu orang dengan rincian 10 ribu orang di area dalam serta 20 ribu sisanya di area plaza.

Di dalam bangunan masjid ini terdapat 27 pintu yang merepresentasikan 27 Kabupaten dan Kota di seluruh Jawa Barat.

Masjid raya Al Jabbar dilengkapi sebuah museum digital yang berisi materi perjalanan peradaban Islam terkhusus di Jawa Barat serta dikelilingi danau retensi sebagai penyerap air yang datang dari utara menuju selatan kawasan Bandung.

Berikut ini video yang menyebut Masjid Raya Al Jabbar Bandung mirip Waterboom :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *