Mengaku Istri Jaksa, Wanita Marah dan Bentak Polisi di Jalan
Mengaku Istri Jaksa, Wanita Marah dan Bentak Polisi di Jalan

Mengaku Istri Jaksa, Wanita Marah dan Bentak Polisi di Jalan

eportal.id, Jakarta – Beredar video seorang ibu-ibu yang marah dan membentak polisi lantaran kesal saat sejumlah anggota polisi memberhentikannya.

Video yang beredar luas di media sosial Instagram dan Twitter ini memperlihatkan seorang wanita berkerudung hijau tengah duduk di atas sepeda motor.Ia tampak emosi ketika petugas akan menindaknya karena melanggar peraturan. Ibu-ibu pemotor itu tidak mengenakan helm dan masker yang diduga menjadi alasan polisi memberhentikannya.

Ia pun membentak beberapa anggota kepolisian yang ada di sekitarnya. Dengan ponsel yang diselipkan ke telinga, wanita ini menelepon suaminya mengadukan kondisinya.

Dalam percakapannya, ia mengatakan bahwa dirinya ditahan oleh sejumlah polisi saat akan menjemput sang anak.

Memotong percakapan wanita itu, salah seorang polisi mengatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud untuk menahan wanita itu dan terdengar menyarankannya melakukan rapid test.

Baca Juga:  Amukan si Jago Merah Kembali Terjadi di Jakarta

“Bukan ditahan ibu, bukan ditahan,” kata petugas kepolisian.

Saat diberi penjelasan baik-baik, wanita ini membentak sang polisi dan menyuruhnya diam. Ia ngotot ingin pergi menjemput anaknya terlebih dahulu kemudian kembali ke tempat itu.

Sambil menunjuk ke wajah polisi di hadapannya, ia mengatakan bahwa ucapannya itu bisa dipegang.

Wanita ini lantas menodongkan ponselnya, menyuruh polisi itu untuk berbicara dengan suaminya. Namun, sang polisi mengaku tidak ingin menyentuh ponsel milik wanita itu.

Datang juga seorang polwan yang menyampaikan kesalahan wanita ini, seperti tidak memakai helm dan sebagainya.

Mengaku suaminya jaksa, ia kembali berteriak dan membentak ketika ada masyarakat yang menyebutnya memalukan.

“Suami ibu kerja di mana?” tanya polisi.

Baca Juga:  Ubah Hasil Rapid Test, Pelaku Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Jadi Tersangka

“Jaksa,” jawab perempuan itu.

Ia juga menyuruh petugas keamanan lainnya untuk diam saat mencoba menjelaskan kesalahan yang dilakukan wanita ini. Dengan berani, ia juga menantang petugas untuk menamparnya saja.

Salah seorang petugas pun diam-diam mengambil kunci kendaraan ibu ini saat tengah berdebat dengan petugas lainnya.

Namun, wanita ini masih kembali berteriak ke arah petugas dan menyalahkan mereka karena membuatnya emosi.

“Karena kalian yang bikin saya emosi!” kata perempuan itu.

Sempat hendak menaiki kendaraan roda duanya, akhirnya terjadi aksi tarik menarik sepeda motor antara wanita itu dengan pihak kepolisian.

Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah smart.gram. Sejak diunggah, video itu sudah ditonton puluhan ribu kali, serta ratusan komentar yang diberikan warganet.

Baca Juga:  Heboh, Penumpang Ojek Diminta Bayar Rp.450.000, Begini Kejadiannya

Mereka menertawakan tingkah wanita tersebut hingga mencemoohnya lantaran bersikap tidak kooperatif dengan petugas.

“Walah buk, buk, udah salah masih nyolot lagi. Udah putus urat malu kayaknya ibuk ini,” komentar akun @tasyaepin.

Sementara akun @yohanaellen mengomentari, “Nanti pasti klarifikasi kalau si ibu punya penyakit gangguan jiwa, jadi mudah marah-marah.”

Sementara akun @mooncake_jkt_premium menyampaikan, “Sudah-sudah jangan dibully. Mungkin dia lagi stress di rumah. Meledak-ledak jadinya di luar.”

Berikut ini video mengaku istri jaksa, wanita marah dan bentak polisi di jalan:

(rnd)

Kunjungi Juga

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Erick Thohir Dapat Dukungan Ribuan Petani Tergabung Komunitas Petani Probolinggo Bersatu Maju Capres RI 2024

Probolinggo – Ratusan Komunitas Petani Kabupaten Probolinggo, deklarasi dukung Erick Thohir maju sebagai calon Presiden …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *