Miris 3 Motor Milik Warga Desa Di Probolinggo Digondol Kawanan Curanmor Dalam Semalam

Probolinggo – Miris, dalam semalam 3 motor miliik warga Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Pronolinggo, hilang digondol kawanan curanmor. Sabtu (8/1/22).
Kawanan pelaku beraksi pada pukul 02:00 WIB, Sabtu dini hari. Sebelum mengambil motor, pelaku menjebol tembok garasi rumah dan kemudian masuk dan membawa kabur 3 unit motor.
Korban diketahui bernama, Muhammad Fatlullah (28), warga Dusun Landi 1, Desa Banyuanyar Tengah, kecamatan Banyuanyar, mengatakan, krjadian baru diketahui 3 unit motor miliknya hilang sekitar pukul 05.30, saat ada tetangganya hendak ke sawahnya, langsung menjerit dan memberi kabar kalau temboknya dijebol.
“Tetangga saya saat itu sedang lewat untuk pergi ke sawah, melihat tembok miliknya jebol langsung berteriak memanggil saya, karena melihat tembok rusak, setelah saya cek, ternyata, 3 unit motor milik saya telah raib,” ujar Falullah, saat dikonfirmasi.
3 motor yang raib tersebut yakni, Honda Beat nopol N 5825 ML, Honda Scoopy nopol N 4728 MU, dan Yamaha Vega ZR, nopol N 2098 MV. Selain 3 unit motor, pelaku yang di perkirakan berjumlah 6 orang ini, juga masuk ke dalam rumah dan mengambil tas berisi uang Rp 400.000 dan 1 buah ponsel.
Adik ipar Fatlullah, Nurul Yakin, sekitar pukul 02.00 WIB, sempat mendengar suara orang mukul – mukul tembok, namun setelah di cek, suara tersebut hilang, dan kemudian Nurul Yakin kembali tidur.
“Mengetahui 3 motor milik raib, saya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Banyuanyar, dan akibat kejadian ini kerugian mencapai 30 juta lebih,” tambah Fatlullah.
Sementara, terkait pencurian 3 motor ini, Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andre Okta saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan, korban sudah melapor, dan sudah terbit laporan, saat ini pihaknya masih dalam penyelidikan kasus curanmor 3 unit dalam semalam.
“Korban sudah mendatangi Polsek Banyuanyar, untuk melaporkan kejadian pencurian 3 motornya di sertai barang bukti, dan kasus pencurian 3 motor ini masih kita tangani,” tegas Aipda Andre.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *