Mobil Jatuh ke Laut di Pelabuhan Merak, 2 Penumpang Dilarikan ke RS

ilustrasi mobil jatuh ke laut di pelabuhan merak (foto: pixabay/KAMcMillan)
ilustrasi mobil jatuh ke laut di pelabuhan merak (foto: pixabay/KAMcMillan)

Mobil Jatuh ke Laut di Pelabuhan Merak, 2 Penumpang Dilarikan ke RS

Merak – Insiden tak terduga mewarnai momen liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Dermaga 2 Pelabuhan Merak, Banten pada Jumat (23/12/2022) malam.

Bacaan Lainnya

Satu unit mobil Daihatsu berwarna silver jatuh ke laut sekitar pukul 22.00 WIB saat hendak menaiki kapal Ferry Shalem di Dermaga 2 Pelabuhan Merak, Banten.

Mobil tersebut mengangkut dua penumpang, yakni sepasang suami istri yang tak disebutkan identitasnya.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan menurut penyelidikan awal insiden itu terjadi akibat kelalaian petugas penjaga pintu Kapal Fery Shalem.

“Saat itu kendaraan hendak masuk kapal Ferry, tapi pintu yang menjadi jembatan mobil masuk kapal terjatuh. Ada kelalaian penjaga rem pintu kapal,” ujar Silitonga kepada wartawan di Dermaga 2 Pelabuhan Merak.

Silitonga menuturkan saat mobil hendak menaiki kapal Ferry Shalem, tiba-tiba tali di kapal melebar sehingga side rem tidak lagi menempel di kapal.

Dengan situasi seperti ini, mobil yang berada di atas jembatan pun langsung tercebur ke laut.

“Saat itu kendaraan hendak masuk kapal Fery, tetapi pintu yang menjadi jembatan mobil masuk kapal terjatuh. Ada kelalaian penjaga rem pintu kapal,” ujar Shinto Silitonga.

Sepasang suami istri yang merupakan penumpang mobil tersebut pun ikut tercebur ke laut dan sempat terjebak di dalam mobil.

Empat petugas polisi dan dua petugas Basarnas segera melakukan penyelamatan.

Petugas dari Ditpolairud Polda Banten yang tiba di lokasi kejadian langsung terjun ke laut dan melihat posisi mobil masih mengapung di permukaan.

Tim penyelamat membawa peralatan seperti lifejacket, lifebuoy, dan tali. Selain itu, tim yang bersiaga di darat juga sudah menyediakan tandu.

Seorang anggota Polairud bernama Hasanudin menjelaskan penyelamatan ini memiliki beberapa kendala, salah satunya kondisi arus yang kencang.

“Pada saat evakuasi kita memang terkendala cuaca, yaitu arus agak kencang sama beban korban yang sangat gemuk, jadi tubuh korban yang sangat gemuk,” ujarnya menceritakan kendala-kendala saat penyelamatan. Seperti dikutip dari cnnindonesia.com

Petugas Ditpolairud lain bernama A.Waris mengatakan korban bisa membuka pintu dengan bantuan timnya, sehingga tak perlu memecahkan kaca untuk mengeluarkan para korban dari mobil.

Akibat kejadian ini, dua orang dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Korban perempuan dilarikan ke Puskesmas Pulomerak dan korban laki-laki dibawa ke RS Krakatau Medika karena tidak sadarkan diri.

Berikut ini video mobil jatuh ke laut di pelabuhan Merak:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *