Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket
Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket. (foto: Risty)

Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket

eportal.id, Probolinggo – Harga ikan kering di Kota Probolinggo mengalami kenaikan harga, setelah musim hujan kerap mengguyur kota setempat. Selain ketersediaan ikan yang terbatas, saat musim penghujan. 

Kurangnya suplai sinar matahari untuk proses pengeringan, membuat proses produksi semakin lama.

Kondisi tersebut, menjadi satu faktor mulai meroketnya harga ikan asin saat ini. Pasalnya jika harga produksi ikan tidak dinaikkan, pengusaha ikan kering akan merugi.

Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket
Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket. (foto: risty)

Seperti yang dialami Kholila, pengusahan ikan kering di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Guna menyiasati tingginya biaya produksi, harga ikan kering naik harga antara Rp 5-10 ribu perkilogram.

Disampaikan Kholila, saat ini harga ikan kering Jenggelek sebesar Rp 60 ribu perkilogram, naik dari sebelumnya Rp 50 ribu perkilogram. lalu ikan kering Kuniran sebesar Rp 40 ribu perkilogram, naik dari sebelumnya Rp 30 ribu perkilogram. Dan ikan kering Kapasan sebesar Rp 15 ribu perkilogram, naik dari sebelumnya Rp 10 ribu perkilogram.

Baca Juga:  Buronan Kasus Penipuan Buruan Polres Banjarbaru Ditangkap di Jeneponto

“Saat ini harga naik, karena ikannya juga mahal. Ikan sulit dipasaran, karena musim penghujan. selian itu pengeringan ikan menjadi lama, butuh waktu 2 sampai 3 hari sehingga nambah biaya produksi,” terangnya, Sabtu (01/2/2020). 

Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket
Musim Hujan Harga Ikan Kering di Probolinggo Meroket. (foto: risty)

Lanjut Kholila, tiap produksi dirinya mengeluarkan gaji sebesar Rp 50 ribu perharinya, untuk masing-masing karyawan. Dimana total ada sekitar 5 orang karyawan, yang tiap karyawan bertugas membelah dan membalik 40-50 kilogram ikan.

Selanjutnya ikan dikeringkan dibawah sinar matahari, agar tidak muncul ulat dan membuatnya membusuk. (risty)

Kunjungi Juga

Bendera Merah Putih Robek dan Lusuh, Danramil Amuk Kepala Desa. (ilustrasi istimewa)

Heboh, Empat Ibu Gunting Bendera Merah Putih di Sumedang

eportal.id, Sumedang – Video aksi empat ibu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, merusak bendera Merah …

Ultah ke 42 FKPPI Probolinggo Bagikan Sembako Ke Kaum Dhuafa Dan Abang Becak

Probolinggo – Di Ultahnya ke 42 tahun, Forum Komunikasi Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI) Probolinggo, bagikan 300 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *