Categories: Viral

Nenek Pemulung Dituduh Menculik, Ditampar dan Nyaris Dihakimi Massa, Netizen: Belum Ada Bukti

eportal.id, LampungSeorang wanita lanjut usia dan berprofesi sebagai pemulung mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, ia ditampar dan nyaris dihakimi massa di jalanan.

Videonya beredar di media sosial, diantaranya di Twitter yang dibagikan oleh akun @black__valley1 dan @WagimanDeep.

Dalam video tersebut tampak seorang nenek pemulung dituduh menculik dan sedang berada di tengah kerumunan, sementara di depannya ada perempuan yang sedang marah sambil sesekali menunjuk-nunjuk muka pemulung.

Tidak hanya marah, perempuan tersebut bahkan menampar wajah pemulung itu, sementara yang lainnya mencoba memeriksa barang bawaan pemulung.

Pada unggahannya, pengguna Twitter dengan akun @WagimanDeep menuliskan:

Seorang pemulung (Bu Irawati) dituduh sebagai penculik oleh perempuan bernama Gita.

“Padahal saya cuma istirahat doang, ini malah jadi ramai, saya juga minta maaf,” kata Irawati.

Ane haqul yaqueen perempuan yang menampar ini hatinya penuh kasih sayang.

Kejadian di Antasari, Lampung.

Sementara pengguna Twitter dengan akun @black__valley1 menuliskan:

Orang ini menampar ibu pemulung dan menuduh penculik anak!

Belum tentu kebenarannya main hakim sendiri.

Mentang-mentang ibu itu miskin hanya seorang pemulung. Seenaknya main tampar. Jangan asal nampar dong! Lagi pula tuduhanmu itu tanpa bukti.

Video pemulung ditampar dan dituduh sebagai penculik ini pun mendadak viral dan mendapat banyak tanggapan dari warganet.

“Ibu Irawati alhamdulillah sudah ketemu dengan keluarga yang dulu sempat mempekerjakannya di rumah mereka. Dan menurrut keluarga tersebut, Ibu Irawati orang baik, selama kerja di rumah mereka tidak pernah berbuat yang aneh-aneh apalagi berbuat jahat,” tulis @Dee_01984.

“Etdahhh, belum ada bukti udah main tampar saja,” tulis @akmalzindo.

Berikut ini video nenek pemulung dituduh menculik, ditampar dan nyaris dihakimi massa:

(rnd)

Rendra Azzam

View Comments

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

16 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

16 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

17 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

19 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago