Categories: News

NPCT1 Resmi Meluncurkan Operasional Tujuh Electric Prime Movers, Memperkuat Komitmen terhadap Operasional Terminal Peti Kemas yang Berkelanjutan

NPCT1 Resmi Meluncurkan Operasional Tujuh Electric Prime Movers, Memperkuat Komitmen terhadap Operasional Terminal Peti Kemas yang Berkelanjutan

Jakarta – 2026 – PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) secara resmi meluncurkan pengoperasian tujuh Electric Prime Movers (ePMs), yaitu truk operasional dalam terminal yang digunakan untuk mengangkut kontainer di area terminal, termasuk pergerakan antara container yard dan dermaga.

Tujuh kendaraan yang didukung oleh SANY Marine Heavy Industries Co., Ltd., ini menggantikan 7 unit dari total 51 armada prime mover konvensional milik NPCT1 sekaligus menjadi tonggak perjalanan keberlanjutan NPCT1 sekaligus mendorong kemajuan signifikan bagi industri kepelabuhanan Indonesia.

Inisiatif ini menegaskan komitmen NPCT1 mendorong operasional terminal yang lebih bersih, aman, dan efisien, serta mendukung target jangka panjang NPCT1 untuk menurunkan emisi karbon hingga 50 persen pada tahun 2030.

President Director NPCT1, Takayuki Hori, dalam sambutannya menekankan pentingnya penerapan ePM ini bagi industri terminal peti kemas.

Ia menyampaikan, “NPCT1 menjadi terminal pertama di Jakarta yang mengoperasikan ePM, dan proyek ini diharapkan dapat menetapkan standar hijau baru bagi industri kepelabuhanan Indonesia.”

Sementara itu, Direktur Komersial Pelindo, Drajat Sulistyo, menyoroti implementasi ePM pertama Pelindo di NPCT1 sebagai sebuah pencapaian penting yang sejalan dengan transformasi strategis Pelindo dalam mengembangkan pelabuhan cerdas dan ramah lingkungan.

“Inisiatif ini mencerminkan keberanian untuk berinovasi serta kesiapan kita dalam memimpin perubahan, sekaligus dapat menjadi benchmark dan menciptakan efisiensi yang dapat direplikasi di terminal lain di masa depan,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi capaian NPCT1 yang berhasil menangani lebih dari 1,5 juta TEUs sepanjang tahun 2025, di tengah kondisi pasar yang dinamis, kompleksitas operasional, serta meningkatnya ekspektasi customer.

Perbaikan pada arus lalu lintas, pengelolaan yard, dan penataan terminal secara keseluruhan juga dinilainya telah berkontribusi langsung terhadap peningkatan produktivitas, kualitas layanan, dan kepuasan customer.

Mewakili pemegang saham asing NPCT1, Senior Executive Managing Officer Mitsui & Co., Ltd., Tetsuya Daikoku, mengapresiasi peran NPCT1 dalam penerapan keberlanjutan lingkungan dan teknologi ePM di industri pelabuhan Indonesia, seiring dengan peringatan 10 tahun operasional NPCT1 tahun ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung NPCT1, karena pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa kolaborasi bersama.

Direktur SANY Indonesia, Li Dao, menyampaikan, “SANY merasa terhormat dapat menyediakan ePM bagi NPCT1 dan berkomitmen penuh untuk mendukung NPCT1 dalam membangun pelabuhan cerdas yang hijau dan efisien, sekaligus mendorong transformasi rendah karbon pada operasional pelabuhan.”

Mengurangi Emisi Karbon dan Meningkatkan Keselamatan dengan Biaya Operasional yang Lebih Efisien Transisi dari peralatan berbahan bakar diesel ke elektrik di NPCT1 merupakan langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan sekaligus standar operasional terminal.

Dengan menggantikan unit diesel konvensional, NPCT1 menargetkan pengurangan signifikan terhadap emisi, konsumsi bahan bakar, kebisingan, serta paparan panas di area terminal.

Untuk memenuhi tuntutan operasional terminal yang tinggi, setiap unit ePM dilengkapi dengan baterai berdaya tahan tinggi yang mampu mendukung jam operasi panjang, serta didukung infrastruktur pengisian daya cepat guna memastikan waktu operasional yang optimal.

Selain itu, setiap ePM dibekali dengan sistem telematika keselamatan terkini yang memungkinkan pemantauan secara real-time terhadap potensi perilaku berkendara tidak aman, seperti kelelahan dan gangguan perhatian pengemudi.

Sistem ini diperkuat dengan kamera 360 derajat untuk meningkatkan visibilitas dan kewaspadaan situasional, sehingga keselamatan operasional terminal dapat terus ditingkatkan.

Ke depan, NPCT1 menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendorong inisiatif keberlanjutan melalui adopsi teknologi hijau, sembari mempertahankan keunggulan operasional guna mendukung ekosistem perdagangan dan logistik Indonesia.

(Wahyuni adina putri)

Wahyuni Adina Putri

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

9 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

9 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

10 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

12 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

19 jam ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

1 hari ago