Categories: NewsViral

Obat Corona Kedondong, Kakek Sebut Corona Berasal dari Kalongwewe

eportal.id, Kuningan – Sebuah video memperlihatkan seorang kakek yang mengaku dapat membasmi virus Corona mendadak viral dan ramai diperbincangkan warganet di media sosial.

Video tersebut viral setelah diunggah ke media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @artgram pada Jumat, 14 Agustus 2020.

Akun artgram memberikan caption pada enam slide video yang diunggah dengan kalimat, “Selamat pagi… Tukang pengobatan…. Corona oh corona… Rudet”.

Dalam unggahannya, kakek yang belakangan diketahui bernama Ero Juhro (48) berbicara mengenai cara menyembuhkan seseorang yang terpapar Corona hingga dari mana virus tersebut berasal.

“Corona itu awalnya karena codot (kelelawar) ditembak, ular dibunuh. Codot punya ratu, namanya kalongwewe. Dia makhluk siluman. Dia sakti, akhirnya nyemburin virus,” ucap Ero Juhro dalam salah satu video itu.

Ero Juhro atau lebih dikenal sebagai Abah Uwo mengaku bisa membasmi virus Corona hanya dengan bahan yang sangat sederhana, yaitu cukup menggunakan kedondong.

Cara mengkonsumsinya pun terbilang mudah, cukup dengan menumbuk lima buah kedondong tanpa dikupas kulitnya dan membacakan syahadat.

“Obat Corona buah kedondong. Caranya, jangan dikupas, lima biji ditumbuk sampai halus. Mau makannya harus baca dua kalimat syahadat, mau agama apa pun harus baca dua kalimat syahadat,” kata Ero Juhro.

Menurut Ero, video tersebut pertama kali diunggah di saluran YouTube pribadinya bernama Pak Ero pada lima bulan lalu.
Namun video tersebut baru viral setelah diunggah ulang di media sosial.

“Iya, benar, di video itu saya sendiri yang bicara, direkam oleh anak saya,” ucap Abah Uwo saat ditemui detikcom di rumahnya, tepatnya di Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Berikut ini video kakek Ero Juhro sebut Corona berasal dari kalongwewe, obat corona kedondong:

(rnd)

Redaksi Eportal

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

12 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

13 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

14 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

16 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

23 jam ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

1 hari ago