Oknum Dokter Cekcok dengan Petugas PSBB, Ternyata Bukan Pegawai BNNP Sumbar
Oknum Dokter Cekcok dengan Petugas PSBB, Ternyata Bukan Pegawai BNNP Sumbar

Oknum Dokter Cekcok dengan Petugas PSBB, Ternyata Bukan Pegawai BNNP Sumbar

eportal.id, Padang – Video cekcok antara pria dan petugas yang menjaga pos pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Padang-Pesisir Selatan (Pessel) viral di media sosial (medsos). Pria tersebut mengaku sebagai seorang dokter.

Dalam video yang beredar tampak dokter tersebut berbicara sembari menunjuk muka personel TNI dan Polri. Disebutkan, awalnya dokter tersebut merasa dua anggota Satpol PP yang pertama kali menghentikan mobilnya bersikap seperti preman.

Insiden cekcok mulut antara dokter dan petugas terjadi pada Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 14.35 WIB di pos batas Padang-Pessel, Jl Raya Bungus, simpang Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat menyampaikan klarifikasi terhadap video viral oknum dokter yang cekcok dengan petugas cek poin PSBB di perbtasan Padang-Pesisir Selatan

Melalui laman sumbar.bnn.go.id, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat menyampaikan secara resmi, yang bersangkutan bukanlah pegawai Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat atau sedang tidak berdinas di BNN Provinsi Sumatera Barat.

BNN Provinsi Sumatera Barat mendukung secara penuh instruksi pemerintah dalam pelaksanaan PSBB.

Untuk semua personil yang melaksanakan tugas di luar kantor dan/atau diluar Kota/ Kabupaten/ Provinsi akan diberikan surat perintah tugas resmi oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat dan diwajibkan untuk mengikuti seluruh aturan PSBB.

Sebelumnya, sebuah mobil Mitsubisi Pajero bernopol BA-1649-BZ melintas dari arah Painan, Kabupaten Pessel, menuju Kota Padang dihentikan dua anggota Satpol PP untuk diperiksa KTP dan cek suhu badan.

Namun, dokter yang mengemudikan mobil tersebut merasa kedua anggota Satpol PP tidak sopan.

“Mobil kendaraan Pajero yang dikendarakan oleh dr M Jhon tersebut berhenti dan bilang ke kedua anggota Satpol PP Kota Padang tersebut ‘kamu kurang sopan dan kayak preman’ dan terjadi cekcok mulut,” kata Kolonel Sugiono dalam keterangannya, Kamis (14/5/2020) dikutip topsatu.com.

Anggota Satpol PP menyayangkan sikap dr Jhon yang semestinya lebih mengerti protokol pengecekan kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

View this post on Instagram

Pria ngaku dokter cekcok dengan aparat jaga perbatasan PSBB di Padang, sebut-sebut nama BNN . Masih belum hilang ingatan seorang mantan anggota DPR RI di Kabupaten Solok yang viral marah kepada petugas PSBB. Dan yang baru seorang anggota DPRD Pasaman cekcok dengan petugas PSBB Agam. Kali ini, hal serup kembali terjadi. Seorang pria yang mengaku dokter terlibat cekcok dengan aparat yang menjaga di check point PSBB di perbatasan Padang dengan Pessel, Rabu (13/5-2020). . Video cekcok oknum tersebut viral di media sosial. Dalam video, pria itu menanyakan kepada petugas tentang surat untuk pemeriksaan KTP. Tak hanya itu, ia juga beberapa kali mengucapkan kata preman di lokasi kejadian yang diketahui ada aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polisi, Satpol PP dan Dishub. Cekcok tersebut diduga terjadi saat oknum tersebut dihentikan dalam pemeriksaan di posko. Lalu ia terlibat adu mulut dengan petugas. Ia pun akhirnya disuruh putar balik ke oleh petugas. Aksi lainnya yang terekam yakni saat pria yang menggunakan mobil pajero putih dengan nopol BA 1649 BZ itu hendak pergi. Ia sempat menantang petugas untuk mencarinya di BNN Provinsi. Sebelumnya oknum tersebut mengaku seorang dokter di RS swasta di Kota Padang dan di RSUD Painan dengan inisial MJA. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. . @eportal.id @bataviainfo #padang #sumut #padanghits #psbb #psbbpadang #pembatasansosialberskalabesar #dirumahaja #eportalid #bataviainfo

A post shared by Eportal.id (@eportal.id) on

(rnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *